Iklan Facebook Bakal Banjiri TV

redaksi.co.id - Iklan Facebook Bakal Banjiri TV Facebook dikabarkan sedang mengembangkan aplikasi video-sentris untuk dekoder (set-top-box) TV, termasuk dekoder buatan Apple, Apple TV. Dengan aplikasi ini,...

40 0

redaksi.co.id – Iklan Facebook Bakal Banjiri TV

Facebook dikabarkan sedang mengembangkan aplikasi video-sentris untuk dekoder (set-top-box) TV, termasuk dekoder buatan Apple, Apple TV. Dengan aplikasi ini, video Facebook bisa menjangkau lebih banyak orang dan menjadi sarana untuk menyebar iklan.

Aplikasi ini seperti dikutip KompasTekno dari The Wall Street Journal, Kamis (2/2/2017), menjadi salah satu bagian dari strategi “video-first” Facebook. Jejaring sosial yang didirikan Mark Zuckerberg itu akhir-akhir ini memang banyak melakukan pendekatan dengan video.

Hal itu antara lain dengan mengenalkan Facebook Live, lalu menguji iklan video, mengintegrasikan lebih banyak video ke Instagram, dan sebagainya.

Facebook juga dikabarkan sedang berbicara dengan perusahaan media untuk bekerja sama membuat program acara TV jangka panjang. Dekoder akan menjadi sarana yang pas untuk mendistribusikan konten-konten video buatan Facebook, sehingga bisa diakses di TV.

Aplikasi seperti Nvidia Shield yang berbasis Android TV bisa menghasilkan pemasukan lebih banyak lagi bagi Facebook, dibandingkan dengan hanya menampilkannya di News Feed.

Pengguna di masa depan bisa menonton video premium atau acara-acara olahraga yang lisensinya telah dibeli oleh Facebook, melalui aplikasi di dekoder ini.

Facebook sendiri saat ini sudah mulai bereksperimen dengan iklan video di tayangan live-nya. Iklan ini akan muncul setelah klip video diputar 20 detik. Iklannya sendiri berdurasi 15 detik.

Facebook berencana menerapkan iklan seperti ini di tayangan TV-ya nanti. Jika penonton tidak ingin melihat iklan di tayangan mereka, maka mereka bisa menambah sejumlah uang berlangganan. Metode ini mirip dengan layanan YouTube Red yang dikenalkan Google.

Penulis: Reska K. Nistanto

Editor: Deliusno

Sumber:

Copyright Kompas.com

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!