Laba Facebook 2016 Capai Rp 47,5 Triliun

redaksi.co.id - Laba Facebook 2016 Capai Rp 47,5 Triliun Raksasa media sosial Facebook Inc mencatatkan laba pada kuartal yang berakhir pada penghujung tahun 2016 sebesar 3,57...

26 0

redaksi.co.id – Laba Facebook 2016 Capai Rp 47,5 Triliun

Raksasa media sosial Facebook Inc mencatatkan laba pada kuartal yang berakhir pada penghujung tahun 2016 sebesar 3,57 miliar dollar AS atau sekitar Rp 47,5 triliun (kurs Rp 13.300 per dollar AS).

Capaian ini jauh lebih besar dibandingkan 1,56 miliar dollar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja keuangan Facebook dipandang oleh banyak analis tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan pertumbuhan. Selain itu, hasil tersebut juga lebih tinggi dibandingkan ekspektasi analis.

Mengutip Reuters, Kamis (2/2/2017), saham Facbook menguat sekitar 0,2 persen pada perdagangan di bursa saham waktu setempat. Meskipun demikian, Facebook pada November 2016 lalu pernah memperingatkan adanya kemungkinan penurunan pertumbuhan pendapatan iklan karena pembatasan pada iklan di laman.

Meskipun demikian, nyatanya tak terlihat adanya penurunan yang dimaksud. Pasalnya, pendapatan total yang diraup Facebook tercatat sebesar 8,81 miliar dollar AS pada kuartal IV 2016. Angka ini naik signifikan dibandingkan 5,84 miliar dollar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Saya rasa tingkat pertumbuhan (Facebook) akan sedikit menurun, namun tetap saja sangat tinggi. (Facebook) tumbuh 57 persen pada 2016, dan berdasarkan model kami, pertumbuhan pendapatan akan mencapai 38 persen pada 2017, tetap saja sangat mengesankan, ujar Michael Pachter, analis dari Wedbush Securities.

Kekuatan Facebook dalam industri iklan mobile kian meningkat. Pada tahun 2016, Facebook meraup 84 persen pendapatan iklan, dibandingkan 80 persen pada tahun 2015.

Dalam telekonferensi dengan para analis, CEO Facebook Mark Zuckerberg menyatakan perseroan bakal melakukan penurunan rekrutmen dan komponen belanja lainnya pada tahun 2017. Hal ini sejalan dengan investasi Facebook pada video dan prioritas lainnya.

Penulis: Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor: Bambang Priyo Jatmiko

Sumber:

Copyright Kompas.com

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!