Ramadhan Ceria di Aceh

JAKARTA Redaksi.co.id – Adayang berbeda di bulan ramadhan tahun ini untuk wilayah Aceh. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh bersama dengan Disbudpar Kabupaten/Kota dan pelaku industri pariwisata...

12 0

JAKARTA Redaksi.co.id – Adayang berbeda di bulan ramadhan tahun ini untuk wilayah Aceh. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh bersama dengan Disbudpar Kabupaten/Kota dan pelaku industri pariwisata Aceh yang tergabung dalam asosiasi pariwisata, seperti ASITA, ASPPI, HPI, PHRI, ASPERAPI dan maskapai penerbangan Garuda Indonesia akan meluncurkan paket wisata menarik pada Ramadhan 1436 H dengan branding wisata “Amazing Ramadhan in Aceh”.

Apa itu maksudnya? Menurut Kadisbudpar Aceh, Drs. Reza Fahlevi, M.Si., berwisata selama Ramadhan di Aceh, khususnya di kota Banda Aceh dan sekitarnya bisa melakukan berbagai aktifitas religius lainnya yang akan menjadi pengalaman yang sangat unik dan mengesankan, seperti berbuka puasa dan sahur bersama, shalat tarawih dan tadarus bersama di masjid, khususnya di Masjid Raya Baiturrahman, berziarah ke kuburan Tsunami, merayakan Malam Nuzulul Quran, dan lain-lain.

Paket wisata Ramadhan tersebut, diharapkan menjadi salah satu daya tarik tersendiri di Aceh yang dijuluki sebagai daerah Serambi Mekkah. Tentunya, disamping wisatawan dari dalam negeri, juga sangat diharapkan juga akan berkunjung dari negara asing. Misalnya wisatawan Malaysia, telah dibidik sebagai target utama pemasaran paket wisata Ramadhan sesuai dengan motif utama kunjungan wisatawan Malaysia ke Aceh adalah untuk melakukan ibadah, menyantuni anak yatim, ziarah dan menikmati makanan khas daerah.

Beberapa tahun terakhir ini Malaysia memang masuk negara lima besar kunjungan wisatawan ke Aceh yang menduduki peringkat utama dalam statistik yang berjumlah 11.085 orang (2013) dan meningkat menjadi 19.291 (2014). Namun, wisatawan asing lainnya yang berasal dari beberapa negara lainnya, seperti Eropa, Amerika dan Australia tetap dibidik pula karena potensi kedatangannya sangat besar di even wisata lainnya.

Di 2014, menunjukkan angka peningkatan sekitar 27 persen dibandingkan 2013 yang berjumlah hanya 1.118.178 orang, terdiri dari wisatawan nusantara berjumlah 1.075.626 orang dan mancanegara berjumlah 42.552 orang. Kini, dengan aneka even wisata menarik yang sudah dikemas oleh Disbudpar Aceh, ditargetkan kunjungan wisatawan 2015 sebesar 30% atau meningkat menjadi 1.856.740 orang.

Untuk wisatawan dalam negeri, tujuan wisata di Aceh di dominasi lima kota, seperti Sabang, Banda Aceh, Aceh Besar, Singkil dan Benar Meriah. Sedangkan wisatawan mancanegara, lebih memilih tujuan wisatanya di Aceh Besar, Banda Aceh, Singkil, Subulussalam dan Sabang. (bri)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!