Bangun Pabrik, Ini Janji PT Semen Indonesia ke Warga Kendeng

redaksi.co.id - Bangun Pabrik, Ini Janji PT Semen Indonesia ke Warga Kendeng Suasana di depan gerbang masuk areal pabrik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, di Gunem,...

77 0

redaksi.co.id – Bangun Pabrik, Ini Janji PT Semen Indonesia ke Warga Kendeng

Suasana di depan gerbang masuk areal pabrik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, di Gunem, Rembang, Jawa Tengah, 18 Februari 2017. TEMPO/Nieke Indrietta

Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Rizkan Chandra, menceritakan proses pembangunan pabrik semen di Rembang, Jawa Tengah. Menurut dia, prosesnya sudah dimulai 2010.

Izin pertama dan analisis mengenai dampak lingkungan atau amdalnya keluar tahun 2012. Semen Indonesia juga memenuhi prosedurnya termasuk sosialisasi dan meminta pendapat masyarakat. “Untuk izin lingkungan baru dilalui proses yang sama, dimulai sidang komisi penilai amdal, 2 Februari lalu semua pihak diundang, baik yang setuju maupun yang tidak setuju pembangunan pabrik, semua hadir, dokumennya juga ada,” kata Rizkan kepada wartawan di kantornya, The East Tower lantai 18, Jakarta, Rabu, 22 Maret 2017.Rizkan menjelaskan hasil sidang itu menyatakan secara teknis pembangunan pabrik layak. Semen Indonesia, kata dia, juga mencatat masukan dari pihak yang keberatan. “Kenapa diluluskan? Tentunya sudah melalui pertimbangan melihat berapa yang setuju dan yang tidak setuju,” ujarnya.Lantas apa yang dijanjikan Semen Indonesia kepada warga pegunungan Kendeng? Rizkan mengatakan kondisi di Rembang dengan pabrik Semen Indonesia di Tuban, Jawa Timur, situasinya hampir sama. Yakni pegunungan kapur dan tandus. Pada waktu Semen Indonesia masuk ke Tuban, kata dia, level kemiskinannya secara kabupaten sebesar 20 persen. Tapi di daerah pegunungan kapur biasanya tingkat kemiskinan jauh lebih tinggi, contoh di Rembang 19,5 persen, ujarnya. Di 5 desa yang ada lokasi pabrik maupun penambangannya, lebih tinggi yakni sekitar 45-80 persen.Menurut Rizkan, tingkat kemiskinan di Tuban kini 14 persen. “Di Rembang seperti juga motto kami, kami berbuat untuk Indonesia, katanya. Tujuan kami di sana bukan membuat pabrik semen tapi bagaimana kami meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang ada di sana.”Rizkan mengklaim Tuban sebagai buktinya. Dia melanjutkan, salah satu kesulitan warga di Rembang selain kemiskinan adalah air. Hal itu, kata dia, sama dengan Tuban. Kini, Semen Indonesia telah membuat 2 embung di Rembang sebelum pabrik beroperasi, yang berlokasi di daerah pabrik dan di desa Tegaldowo. Ada juga di 2 desa yang masuk ring 1 pabrik. Semen Indonesia membuat pipa dan pompa, sehingga masyarakat yang tidak pernah melihat air di tanahnya mereka sekarang merasakan air di sana, kata Rizkan. “Tujuan kami ke sana adalah untuk bermanfaat untuk lingkungan kita seperti yang kami lakukan di Tuban.”REZKI ALVIONITASARI

(red/ijayanto/W)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!