Menag: Jangan Gunakan Agama untuk Memecah Belah Bangsa

redaksi.co.id - Menag: Jangan Gunakan Agama untuk Memecah Belah Bangsa Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mencampurkan agama dan politik.Imbauan itu terkait...

31 0

redaksi.co.id – Menag: Jangan Gunakan Agama untuk Memecah Belah Bangsa

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mencampurkan agama dan politik.

Imbauan itu terkait dengan pelaksanaan putaran kedua Pilkada Jakarta 2017 putaran kedua.

“Imbauan saya kepada seluruh masyarakat, temasuk tim sukses dan pasangan calon, jangan gunakan agama untuk memecah belah antar kita sebagai sesama warga bangsa,” kata Lukman di Kantor Kemenag Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (22/3/2017).

Dalam kesempatan itu, Lukman memintarumah ibadah tidak digunakan untuk menebar perbedaan yang diskriminatif, tetapi harus menjadi tempat menyebarkan kerukunan terhadap umat beragama.

“Saya imbau hal seperti itu (penggunaan rumah ibadah untuk menebar perbedaan yang diskriminatif) dihindari,” ujar Lukman.

FOTO: Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di kompleks PTIK, Jakarta, Kamis (26/1/2017).Ambaranie Nadia K.M

Menurut Lukman, agama dapat menjadi kekuatan yang mengayomi persatuan dan kesatuan warga. Sebab, agama merupakan wadah untuk memanusiakan manusia.

“Merangkul semua bahkan terhadap yang berbeda, setajam apapun perbedaan itu. Karena agama memanusiakan manusia, bukan sebaliknya,” ujar Lukman.

Putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017 kini dalam tahap kampanye. Masa kampanye rampung pada 15 April 2017 dan pencoblosan bakal digelar pada 19 April 2017.

Penulis: Lutfy Mairizal Putra

Editor: Krisiandi

Copyright Kompas.com

(red/ovi/riawan/NT)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!