Haruka "Eks JKT48": Sedih Parah, Hati Aku Enggak Kuat

redaksi.co.id - Haruka "Eks JKT48": Sedih Parah, Hati Aku Enggak Kuat Personel JKT 48, Haruka saat jumpa Pers Jakarta Kizuna Ekiden 2016 di Intercontinental Midplaza Hotel,...

37 0

redaksi.co.id – Haruka "Eks JKT48": Sedih Parah, Hati Aku Enggak Kuat

Personel JKT 48, Haruka saat jumpa Pers Jakarta Kizuna Ekiden 2016 di Intercontinental Midplaza Hotel, Senayan, Jakarta Pusat, Sabu (14/5/2016). KOMPAS.com/Dian Reinis Kumampung

Mantan anggota JKT48 Haruka Nakagawa sangat berduka saat mengetahui bahwa general manajer grup idola itu sudah tiada.

Dalam akun Twitter-nya, @Haruka_NKGW10, perempuan warga negara (WN) Jepang ini menumpahkan kesedihannya.

“Sedih nya tuh udah parah …. hati aku gak kuat…,” tulis Haruka, Rabu (22/3/2017) kemarin.

Perempuan yang pernah menjadi anggota AKB48 selama lima tahun ini tak lupa berterima kasih dan mengirimkan doa kepada mendiang general manajer JKT48.

“Tapi aku mau Jirosan selalu bahagia..di sana juga senyum terus ya Jirosan..,” tulis Haruka lagi.

“Dan terimakasih selalu bantuin kita dan semangatin kita…selalu bikin bahagia buat kita…,” tambahnya.

Ia sampai butuh waktu menenangkan diri sejenak setelah menuliskan dukanya dalam media sosial.

“Di tunggu ya. Kalo aku udah baik aku main Twitter sama Instagram. Jadi ditunggu ya.. Mau sabar dulu..,” tulisnya lagi.

Kesedihan yang sama juga tampak saat para member JKT48 melayat ke rumah duka di kawasan Jurangmangu, Tangerang Selatan, Rabu sore kemarin.

Terlihat dari kejauhan, di depan kediaman sang general manajer, Jessica Veranda atau Veranda “JKT48”, menangis tersedu. Ia dipeluk oleh Elfi, PR dan media relation JKT48.

Di sebelah Veranda, terlihat Kinal yang juga menitikkan air mata dengan wajah memerah.

Ayana juga terlihat tak kuasa menahan tangis sambil menyeka matanya dengan tisu.

Sementara itu, Melody terlihat duduk berdiam diri. Raut wajahnya juga menunjukkan kesedihan yang amat mendalam.

Diberitakan sebelumnya, general manager JKT48 meninggal dunia pada Selasa (22/3/2017) kemarin.

Ia ditemukan meninggal dunia di rumahnya yang berada di Kota Tangerang Selatan pada Selasa petang.

Penulis: Andi Muttya Keteng Pangerang

Editor: Kistyarini

Copyright Kompas.com

(red/udhi/wi/nggoro/YDA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!