Ketua MPR: Saat Politik Gaduh, Tiru Cara Jokowi Musyawarah

redaksi.co.id - Ketua MPR: Saat Politik Gaduh, Tiru Cara Jokowi Musyawarah Presiden Joko Widodo berbincang dengan Ketua MPR Zulkifli Hasan saat menyaksikan teater kebangsaan Tripikala: Tertawa...

50 0

redaksi.co.id – Ketua MPR: Saat Politik Gaduh, Tiru Cara Jokowi Musyawarah

Presiden Joko Widodo berbincang dengan Ketua MPR Zulkifli Hasan saat menyaksikan teater kebangsaan Tripikala: Tertawa Bersama Megawati dalam perayaan ulang tahun ke-70 Megawati Soekarnoputri di Teater Jakarta, TIM, Jakarta, 23 Januari 2017. TEMPO/Imam Sukamto

Ketua MPR Zulkfli Hasan mengatakan kegaduhan politik yang terjadi saat ini banyak yang bisa diselesaikan dengan musyawarah. “Hanya perlu musyawarah,” kata Zulkifli, sembari mengatakan, “Hal tersebut bisa berkaca dari tindakan yang dilakukan Jokowi saat memerintah di Solo,” kata dia.

Maksudnya, bagaimana saat Joko Widodo sebagai Wali Kota Surakarta kerap melakukan musyawarah kepada warganya untuk menjalankan berbagai program dan kebijakan pemerintah daerah.

Kegaduhan politik, salah satunya, menurut Zulkifli adalah persaingan mendapatkan suara untuk kedua pasangan calon pemimpin DKI Jakarta Ahok-Djarot versus Anies-Sandi menjelang pilkada putaran kedua.

Pilkada kali ini dibumbui dengan berbagai isu, salah satunya isu agama dan kebangkitan orde baru. Ditambah dengan isu nasional, korupsi proyek e-KTP yang diduga melibatkan hampir seluruh anggota komisi II DPR-RI periode sebelumnya.Menurut Zulkifli, politik yang benar bukanlah politik yang saat ini terjadi. Menurutnya, politik seharusnya mempersatukan bukan meretakkan. “Sebentar demo, yang kawan jadi lawan. Bukan seperti itu,” katanya.Menurut penuturan Zulkifli Hasan, apabila ada perbedaan dalam politik harus ditemui dan diajak musyawarah, tentu saja musyawarah tak bisa dilakukan jika telah memasuki ranah hukum. “Seperti yang dilakukan Jokowi ketika di Solo (ketika itu),” ujarnya, Rabu, 22 Maret 2017, setelah deklarasi PAN mendukung pasangan Anies-Sandi di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.BENEDICTA ALVINTA I S. DIAN ANDRYANTO

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!