8 Taktik Nyeleneh CIA yang Dibocorkan WikiLeaks

redaksi.co.id - 8 Taktik Nyeleneh CIA yang Dibocorkan WikiLeaks Baru-baru ini, orang-orang di belakang Wikileaks membuka Laci 7 (Vault 7) yang berisi banyak informasi rahasia yang...

42 0

redaksi.co.id – 8 Taktik Nyeleneh CIA yang Dibocorkan WikiLeaks

Baru-baru ini, orang-orang di belakang Wikileaks membuka Laci 7 (Vault 7) yang berisi banyak informasi rahasia yang tidak selayaknya bocor.

Di dalamnya diungkap bagaimana CIA menggunakan setiap komputer berbasis Microsoft menjadi alat pengintaian bahkan ada juga cara-cara pembunuhan ‘tanpa jejak’.

Beberapa klaim oleh Julian Assange dan para awak Wikileaks mungkin ada bobotnya, terutama berkaitan dengan pengintaian oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) menggunakan komputer dan telepon genggam.

Namun demikian, ada beberapa eksperimen lain yang terdengar sukar dipercaya. CIA memang diketahui kerap penasaran dengan UFO dan gejala angkasa sejenisnya, ataupun hal-hal terkait Perang Dingin.

Tapi, seperti disarikan dari The Richest.com pada Rabu (22/3/2017), ada beberapa proyek dan eksperimen CIA yang terdengar cukup nyeleneh seperti berikut ini:

1. Proyek Film Mesum

Ketika CIA ingin melengserkan pimpinan militer negara lain, mereka bisa menggunakan bermacam cara untuk melakukannya.

Berbeda dengan pembagian persenjataan kepada para pemberontak seperti cara di Amerika Selatan, CIA pernah memutuskan untuk mengedarkan film dewasa yang penampakan aktornya mirip presiden atau pemimpin sebuah negara.

Film itu sudah diproduksi dan bahkan ada foto-foto diamnya, tapi tidak pernah diedarkan kepada publik.

Anehnya, cara menghina seperti itu dipakai lagi saat mulainya “War on Terror”. Kala itu, CIA menggunakan orang-orang mirip Bin Laden dan Saddam Hussein saling bercumbu di depan kamera.

Tapi, itupun tidak jelas ujungnya, seperti kata seorang pejabat CIA, “Mencoba mengajukan kampanye seperti itu mengungkapkan ketidakpahaman tentang sasaran. Kita menyangka yang apa yang tabu buat kita berlaku secara universal, padahal hal itu hanya tabu bagi kita.”

2. Merekrut Kucing Jadi Mata-Mata

CIA merekrut orang yang berpotensi jadi mata-mata paling mumpuni. Latihan demi latihan akan diberikan untuk membuat mereka yang terpilih jadi intel andal.

Ternyata, mata-mata terbaik mereka adalah yang paling tidak diduga orang. Diduga, CIA pernah merekrut kucing-kucing rumahan yang menggemaskan.

Sejumlah dokuman mengungkapkan bahwa setiap kucing rumahan dipasangi antena yang ditanam melalui pembedahan di ekor mereka, mikrofon yang disembunyikan di bawah bulu, dan baterai untuk memberi daya perangkat dalam tubuh kucing.

Seekor kucing mata-mata terpaksa dibebas tugaskan dan segera terlindas sebuah mobil.

Proyek senilai US$ 20 juta itu kemudian dihentikan karena mungkin CIA menyadari bahwa kucing bukanlah hewan paling penurut terhadap perintah.

3. Menguji Cenayang

Selebriti cenayang Uri Geller sepertinya bukan hanya membuat penasaran penonton biasa.

Beberapa dokumen yang barusan dibuka menunjukkan bahwa sebagian dari progam “pengintaian secara cenayang” melibatkan pengujian pada orang-orang yang mengaku cenayang untuk membuktikan apakah memang mungkin ada kekuatan cenayang. Jadi, Uri Geller pun menjalani uji oleh CIA.

Ujian pertama yang disebutkan oleh dokumen itu adalah permintaan Geller membuat beberapa gambar yang sedang digambar orang lain berjarak beberapa kilometer jauhnya.

Gambar-gambarnya terbukti cukup tepat, kecuali ketika gambar dilakukan oleh seorang asisten yang membenci Geller.

Akhirnya, CIA juga meminta cenayang itu untuk melakukan beberapa tugas, misalnya berdiri di luar pangkalan militer Rusia untuk mengumpulkan intelijen atau mencoba menghancurkan senjata menggunakan kekuatan pikiran Geller.

4. Memasukkan Suara ke Dalam Pikiran

Ketika kita mendengar cerita seserang yang merasa mendengar suara-suara orang bicara di kepalanya, mungkin secara naluriah kita menyangka orang itu gila.

Tapi, bagi seorang agen CIA, hal itu tidak terlalu mengherankan, demikian menurut salah satu dokumen rahasiayang diungkap.

Situs web Angkatan Darat (AS) Amerika Serikat pernah menunjukkan rancangan senjata tak mematikan yang disebut “Voice to Skull”. Senjata demikian memancarkan suara ke dalam pikiran seseorang tanpa menggunakan gelombang suara sesungguhnya.

Pihak AD menyebutnya teknologi V2K dan memang pernah dipergunakan di masa lalu. Namun demikian, penggunaan oleh AD tidak terlalu membahayakan karena V2K itu dipakai sebagai “pengusir burung elektronik” di bandara agar burung-burung tidak tercederai oleh mesin-mesin pesawat terbang.

Tapi, yang mengherankan, pihak AD kemudian menarik informasi teknologi ini dari situs web.

5. Pencuci Pikiran

Sudah sangat lama terjadi pembahasa proyek MK-Ultra di kalangan para pencinta teori konspirasi dan mereka yang percaya bahwa pemerintah berusaha mengendalikan pikiran seseorang. Tudingan itu kerap diremehkan, tapi mungkin ada benarnya.

Proyek MK-Ultra yang didanai CIA memang untuk mempelajari caranya mengendalikan pikiran manusia dan meningkatkan pengumpulan intelijen melalui narkoba, interogasi, dan yang lainnya.

Menurut sejumlah catatan yang kemudian dibuka, beberapa proyeknya mencakup pembelajaran zat yang membuat orang lebih mabuk, zat pembuat amnesia (lupa), dan, yang paling mencengangkan, zat untuk mencuci otak orang lain.

Cara mereka melakukan itu seringkali melibatkan eksperimen pada orang yang tidak menyadari apa yang sedang terjadi, beberapa di antara eksperimen dilakukan pada warga sipil dalam rumah sakit mental atau warga-warga sipil yang mengira sedang akan masuk rumah bordil.

6. Operasi Klimaks pada Malam Hari

Salah satu sampingan paling terkenal dari proyek MK-Ultra adalah meluasnya penggunaan narkoba ‘acid’ ke dalam subyek yang tidak menyadarinya.

Para ilmuwan CIA tertarik pada obat itu setelah menyadari obat itu bisa membuat orang berhalusinasi dan menduga bisa memakainya melawan Rusia.

Dalam Operation Midnight Climax itu, para agen CIA memancing pria hidung belang pencari kesenangan, tapi tidak menyadari masuk dalam fasilitas CIA dengan cermin dua arah.

Setelah subyek masuk dalam rumah bordil rekaan, mereka disuguhi minuman yang dicekoki ‘acid’ dalam kadar yang cukup banyak. Kemudian, para agen CIA mengamatinya dari balik cermin dua arah.

Operasi demikian kadang-kadang dilakukan di luar dunia bordil, tetap dengan cara mencekoki minuman dalam pesta-pesta dan melihat bagaimana orang akan bereaksi.

Suatu saat, seorang petugas kantor pos yang tidak mengetahui menenggak minuman yang dicekoki itu dan malah mencoba menyandera bar menggunakan sepucuk pistol. Tak heran kalau eksperimen itu kemudian tidak berlangsung lama.

Secara resmi, pemerintah AS menyebutkan bahwa ‘acid’ sangatlah berbahaya dan memiliki potensi cacat kelahiran. Dalam kenyataannya, mereka menyangka zat itu cukup aman untuk dicekoki secara acak kepada orang-orang.

7. Penyakit Menular Seksual

CIA telah lama diketahui membantu menciptakan kudeta di beberapa negara yang kurang disukai AS.

Dalam kudeta itu, ada juga saatnya ketika agen CIA memutuskan untuk melakukan eksperimen pada penduduk setempat. Salah satu contoh paling terkenal terjadi di Guatemala sekitar 70 tahun lalu.

Demi mendapatkan informasi tambahan tentang penyebaran sifilis, gonorea, dan beberapa penyakit sejenisnya, para pejabat CIA menularkan penyakit-penyakit itu pada beberapa ratus warga Guatemala.

Banyak di antara yang ditularkan dianjurkan untuk melakukan seks tak berpelindung agar menularkan penyakitnya. Lebih parah lagi, mereka tidak diberitahu sedang mengidap penyakit. Banyak di antaranya adalah pasien rumah sakit jiwa.

Kebanyakan memang kemudian mendapatkan perawatan, tapi sekitar sepertiga dari mereka yang sengaja ditularkan tidak pernah mendapat perawatan penyakitnya. Pihak Gedung Putih minta maaf terkait penelitian itu baru pada 2010.

8. Amukan Arwah di Prancis

© Disediakan oleh PT Kreatif Media Karya (Sumber therichest.com)

Kita mungkin tidak pernbah menduga bahwa CIA meniru para pemburu hantu, Ghost Hunters. Tapi sejumlah dokumen yang baru dibuka membuktikan sebaliknya.

Sekitar 7 makalah terbitan CIA mengungkapkan bahwa mereka tertarik dalam gejala itu, yaitu lebih kepada penasaran tentang apa yang terjadi saat ada kegiatan amukan arwah/roh (poltergeist).

Pada 1980, suatu rentetan peristiwa tak terjelaskan terjadi di Prancis dan menarik perhatian CIA. Tertulis dalam laporan, “Poltergeist menghadirkan dirinya dalam beberapa tahun melalui pola seragam yang diketahui, yaitu pergerakan ranjang, penarikan bantal dan kain seprei, penguncian pintu sehingga sukar dibuka, teracaknya isi lemari, menghilangnya benda yang muncul lagi, suara tiruan, gejala penetrasi, dan selanjutnya.”

Menurut laporan yang sekarang sudah dibuka, mereka sedang akan melakukan investigasi sumber keanehan itu menggunakan medan-medan elektromagnetik dan perangkat-perangkat sejenisnya.

Tapi, karena keluarga penghuni tempat itu hengkang, investigasi belum pernah sempat dilakukan.

© CIA rilis sejumlah dokumen rahasia (CIA) CIA rilis sejumlah dokumen rahasia

(red/andhi/urhartanto/SN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!