2 Orang Malaysia Dituntut Hukuman Mati PN Palembang

redaksi.co.id - 2 Orang Malaysia Dituntut Hukuman Mati PN Palembang Terdakwa Aron A Chew alias Aron (22) dan Chong Kim Tian (27) hanya menunduk pasrah saat...

39 0

redaksi.co.id – 2 Orang Malaysia Dituntut Hukuman Mati PN Palembang

Terdakwa Aron A Chew alias Aron (22) dan Chong Kim Tian (27) hanya menunduk pasrah saat keduanya mendengar tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Romi Pasolini atas hukuman mati untuk keduanya dalam sidang di pengadilan Negeri Klas IA Palembang, Kamis (23/13/2017).

Dua Warga negara asing asal Malaysia ini pun tak banyak bicara saat majelis hakim yang diketuai Togar berusaha meyakinkan keduanya untuk mengajukan pembelaan baik lisan dan tertulis dalam sidang yang akan dilanjutkan pekan depan.

Tuntutan hukuman mati tersebut diajukan karena keduaanya sudah terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu sebanyak 20 paket dengan berat 20.648 gram pada September lalu.

Keduanya disidang bersama meskipun diberkaskan terpisah, dimana ada tiga pasal yang menjeratnya. Yakni pasal 114 ayat 2 Jo pasal 132 Undang undang undang no 35 Tahun 2009 tentang narkotika, ancaman maksimalnya sendiri adalah hukuman mati.

Lalu di pasal lainnya adalah pasal 113 ayat 2 jo pasal 132 dan pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 UU narkotika.

Kuasa hukum kedua terdakwa, Bambang Trisnanto mengatakanm tentunya JPU sudah punya kebijakan tersendiri atas tuntutan yang diajukan.

Namun pihaknya tetap akan memberikan pembelaan terhadap kedua kliennya. “Hukumam mati terlalu berat untuk Aron. Namun kita berharap keduanya bisa diberikan hukuman lebih ringan dari itu. Tinggal berharap pada kemurahan hati majelis hakim,” terangnya.

Dalam dakwaan sebelumnya, JPU Romi mengatakan perbuatan terdakwa Chong Kim Tiam terungkap pada rabu 5 Oktober 2016 sekitar pukul 10.00 WIB di Kosan di jalan karet.

Berawal dari terdakwa yang datang pada 18 September 2016 ke Palembang bersama dengan Clementain alias Bobi ke Zuri Ekpress, ujarnya.

Lalu pada 21 September terdakwa bersama Bobi check out dari Zuri Ekpress dan kembali lagi ke Palembang dan kembali ke Zuri Ekpres untuk menginap.

Terdakwa disuruh oleh Bobi untuk mengambil tas di hotel Tiara. Setelah diambil terdakwa disuruh membeli koper dimana isi tas semua dipindahkan ke koper, jelasnya.

Setelah itu, terdakwa bersama Bobi pindah ke hotel Wisata, lalu terdakwa mengajak Terdakwa Aaron untuk ke kamar kos yang ada di jalan Karet. Terdakwa Aaron menjaga tas tersebut di kosan sementara terdakwa Chong kembali ke Malaysia, bebernya.

Selanjutnya terdakwa Chong kembali lagi ke Palembang, lalu saat akan memindahkan koper tersebut, keduaanya ketahuan oleh anggota Bareskrim Polri. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan 20 paket sabu dengan berat keseluruhan 20.648 gram.

Kedua terdakwa lantas dijanjikan uang Rp10 Juta dimana Rp 3,5 juta sudah diterima, dan sisanya akan diberikan setelah berhasil mengantarkan barang.

Untuk itu, terdakwa dijerat dengan pasal 114 ayat 2, 113 ayat 2 dan 112 ayat 2 Jo paswa 132 UU Narkotika, terangnya.

(red/ijayanto/W)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!