Cerita Setya Novanto Jadi Sopir Hingga Pembantu

redaksi.co.id - Cerita Setya Novanto Jadi Sopir Hingga Pembantu Ketua DPR Setya Novanto menceritakan masa mudanya saat menjadi mahasiswa dan mengalami kesulitan ekonomi.Cerita ini disampaikan Novanto...

59 0

redaksi.co.id – Cerita Setya Novanto Jadi Sopir Hingga Pembantu

Ketua DPR Setya Novanto menceritakan masa mudanya saat menjadi mahasiswa dan mengalami kesulitan ekonomi.

Cerita ini disampaikan Novanto untuk memotivasi Mahasiswa yang hadir dalam seminar di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sumatera Barat, Pariaman, Sabtu (25/3/2017).

“Saat mahasiswa, agar tidak perlu membayar kos, saya menjadi sopir keluarga di tempat saya tinggal. Saya juga jadi pembantu, membersihkan rumah, dan lainnya,” kata Novanto dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/3/2017).

“Pagi hari sebelum menjadi sopir mengantar anak-anak tuan rumah ke sekolah, jam 4 pagi saya jualan beras di pasar Surabaya. Dari situ saya mulai kumpulkan uang sedikit demi sedikit untuk keperluan kuliah” cerita alumni Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya ini.

FOTO: Ketua DPR RI Setya Novanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/1/2017).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra

Novanto mengaku tidak pernah minder dengan kondisi ekonominya saat itu. Kondisi ekonomi Novanto mulai membaik saat ia menjadi tukang cuci mobil di salah satu dealer di Surabaya.

Singkat cerita, suatu hari pemilik dealer menanyakan kepada Novanto bagaimana cara meningkatkan penjualan mobil dan menaikan omset perusahaan.

“Karena saya kuliah mengambil akuntansi, saya sedikit banyak tahu tentang perekonomian. Alhamdulillah, akhirnya saya dipercaya menjadi Ketua penjualan mobil Indonesia bagian timur di perusahaan tersebut” ucap Novanto.

Sampai akhirnya bisa menjadi pengusaha nasional dan Ketua DPR RI, semua itu, menurut Novanto, tak terlepas dari semangat dan kerja keras.

Novanto pun meminta para mahasiswa, jangan takut berwirausaha. Selain belajar di kampus, mahasiswa juga sebaiknya memulai bisnis sekecil apapun.

“Darimanapun asal usul adik-adik mahasiswa semua, dari latar belakang keluarga yang mampu atau tidak mampu, di hadapan Tuhan, status sosial kita sama. Karena itu, jangan pernah kehilangan kepecayaan diri dan jangan pernah takut melangkah” ujar Novanto.

Novanto mengaku kagum dengan masyarakat Minangkabau yang dia nilai memiliki etos kerja yang tinggi, terutama dalam hal perdagangan.

Semangat inilah yang akan menumbuhkan para wirausahawan dari berbagai tingkatan.

Penulis: Ihsanuddin

Editor: Krisiandi

Copyright Kompas.com

(red/udianto/R)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!