Tiket Mudik Cepat Habis, KAI Bantah Beri Alokasi Khusus Ke Agen

redaksi.co.id - Tiket Mudik Cepat Habis, KAI Bantah Beri Alokasi Khusus Ke Agen Antrian calon penumpang kereta api saat akan melakukan transaksi pembyaran pemesanan tiket di...

46 0

redaksi.co.id – Tiket Mudik Cepat Habis, KAI Bantah Beri Alokasi Khusus Ke Agen

Antrian calon penumpang kereta api saat akan melakukan transaksi pembyaran pemesanan tiket di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, 1 April 2016. Para pemudik lebaran yang biasa menggunakan jasa angkutan kereta api sudah bisa memesan tiket mulai Senin 28 Maret 2016 untuk keberangkatan 26 Juni 2016. Tempo/Tony Hartawan

PT Kereta Api Indonesia (KAI) membantah memberikan alokasi khusus atau membagikan jatah tiket kepada agen penjualan lainnya. Seperti diketahui, tiket kereta untuk mudik lebaran 2017 yang telah dibuka sejak beberapa hari lalu ludes dalam waktu singkat dan menyebabkan banyak calon penumpang tak kebagian.

“Kami membagi semuanya rata, tidak ada alokasi berapa persen berapa persen gitu,” ujar Direktur Komersial dan IT PT KAI, Kuncoro Wibowo, di Stasiun Gambir, Jakarta, Sabtu, 25 Maret 2017.Kuncoro berujar penyebab tiket kereta ludes dalam waktu singkat adalah mayoritas calon penumpang memgakses server pembelian tiket yang sama, yaitu website resmi milik KAI. “Jadi semua rebutan buat dapat tiket di web KAI, hampir 75 persen,” katanya.Padahal, dia menuturkan KAI telah bekerja sama dengan agen penjualan tiket online lainnya untuk memberikan opsi dan memudahkan calon penumpang. Total saat ini terdapat 26 mitra penjualan tiket secara online .Sehingga, menurut Kuncoro sebaiknya calon penumpang dapat memanfaatkan fasilitas dari agen penjualan tiket online lainnya. Selain penjualan tiket secara online , dia pun menyarankan calon penumpang untuk membeli di minimarket 24 jam.”Itu agar masyarakat dapat akses mudah, karena tidak semuanya punya handphone dan internet, itu harapannya kenapa kita melibatkan channel luar,” ucapnya. Sehingga, kelangkaan tiket yang kini terjadi dapat diantisipasi.Kuncoro mengimbau calon penumpang untuk mengakses penjualan tiket dari agen atau channel yang beragam, untuk menghindari penumpukan di satu server. Selain itu, sebagai alternatif dia juga menyarankan untuk mencoba membeli tiket dari jurusan lain yang melewati tujuan sama. “Karena satu rute memiliki tiga perjalanan kereta.”GHOIDA RAHMAH

(red//ur/sikin/MNA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!