6 Penyebab Harga Properti Selalu Naik

redaksi.co.id - 6 Penyebab Harga Properti Selalu Naik Assistant Vice President Strategic Marketing Agung Podomoro Land Agung Wirajaya mengatakan, ada enam penyebab investasi properti lebih menjanjikan....

48 0

redaksi.co.id – 6 Penyebab Harga Properti Selalu Naik

Assistant Vice President Strategic Marketing Agung Podomoro Land Agung Wirajaya mengatakan, ada enam penyebab investasi properti lebih menjanjikan.

Pertama, faktor luas tanah yang tak bertambah. Di sisi lain, kebutuhan terhadap tempat tinggal terus bertambah dari tahun ke tahun. Namun, supply tanah di muka bumi tidak bertambah. Oleh karena itu, sesuai dengan hukum supply and demand, situasi tersebut membuat kenaikan kebutuhan dan harga-harga properti dari tahun ke tahun, ujarnya.

Kedua, jumlah penduduk terus bertumbuh. Jumlah populasi manusia yang terus membengkak tidak dibarengi dengan perluasan tanah.

Ketiga, faktor inflasi. Setiap tahun terjadi inflasi. Meski persentasenya berbeda-beda, tetapi memengaruhi sektor-sektor lain. Misalnya, tingkat suku bunga, percepatan kredit pinjaman, harga bahan bakar, harga-harga kebutuhan pokok, dan properti.

Keempat, kenaikan harga bahan dasar properti. Seperti harga-harga kebutuhan lain, inflasi juga turut menaikkan harga bahan-bahan dasar bangunan setiap tahun. Seperti harga pasir, semen, batu bata, kayu, cat, dan lain-lain. Akumulasi kenaikan harga-harga bahan dasar bangunan itu ikut menaikkan harga properti setiap tahun, imbuhnya.

Kelima, faktor pertumbuhan kelas menengah. Setiap negara sedang giat membangun. Hasil dari pembangunan itu adalah meningkatnya jumlah kelas menengah. Mereka rata-rata mempunyai pendidikan yang baik dan memiliki penghasilan yang stabil.

Keenam, adanya peningkatan industri dan lapangan kerja. Properti secara umum dibagi menjadi dua, yakni residensial (hunian) dan komersial (sarana bisnis). Jika industri di suatu wilayah berkembang, akan meningkatkan kebutuhan properti komersial yang selanjutnya juga akan menaikkan tenaga kerja. Harga-harga properti kemudian akan melonjak sesuai permintaan, termasuk properti residensial ujarnya. (dni)

(red/ijayanto/W)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!