Helikopter Pangeran William Nyaris Bertabrakan dengan Drone

redaksi.co.id - Helikopter Pangeran William Nyaris Bertabrakan dengan Drone Pada 26 Agustus 2016, sebuah insiden tabrakan di langit London nyaris terjadi. Kala itu, heli yang biasanya...

63 0

redaksi.co.id – Helikopter Pangeran William Nyaris Bertabrakan dengan Drone

Pada 26 Agustus 2016, sebuah insiden tabrakan di langit London nyaris terjadi. Kala itu, heli yang biasanya dikemudikan oleh Pangeran William nyaris bertabrakan dengan drone. Peristiwa itu terjadi di sekitar ketinggian 580 meter pukul 19.45 waktu setempat.

Laporan itu dikeluarkan baru saja oleh Airprox Board Inggris. Badan itu memiliki wewenang untuk melakukan penyelidikan insiden untuk meningkatkan keselamatan udara. Airporx menduga bahwa drone tersebut terbang melampaui ketinggian yang diizinkan.

Helikopter Eurocopter 145 (EC145) yang digunakan oleh ambulans udara East Anglian (EAAA), biasanya rutin diterbangkan oleh Pangeran William. Namun menurut juru bicara EAAA, Duke of Cambridge itu tidak sedang bertugas ketika insiden terjadi.

Pada saat kejadian, drone tersebut berjarak 30 meter dari EC 145 yang sedang mengangkut pasien. Menurut kesimpulan Airprox, insiden itu berada dalam kategori risiko tertinggi.

“Anggota setuju bahwa drone itu tampaknya sedang diperoasikan di wilayah padat tanpa izin CAA (Civil Aviation Authority)…jika menggunakan FPV (first-person view), berada di atas 1.000 kaki yang diperbolehkan oleh peraturan,” ujar Airprox.

“Oleh karena itu mereka setuju bahwa ini dapat dianggap membahayakan EC145 dan awaknya.”

Dikutip dari The Guardian, Senin (27/3/2017), meskipun badan tersebut kesulitan untuk melakukan penilaian tanpa isyarat visual, namun berdasarkan laporan pilot atas insiden, tabrakan sebenarnya sulit dihindari dan takdir telah memainkan peranan besar.

“Oleh karena itu, mereka memutuskan menggolongkan risiko menjadi kategori A,” kata Airprox.

Mereka menambahkan, ruang kontrol ambulans dihubungi oleh pilot yang khawatir dan memerintahkan untuk menghubungi polisi.

“Kami dapat mengonfirmasi, sesuai dengan peraturan dan prosedur penerbangan, pilot melaporakan terdapat sebuah pesawat tak berawak di dekatnya pada 26 Agustus 2016,” ujar juru bicara EAAA.

“Duke of Cambridge tidak sedang bertigas saat kejadian drone berlangsung,” imbuh dia.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan pilot drone yang nyaris menabrak helikopter yang biasa dipiloti Pangeran William belum dapat ditemukan.

(red/ega/wi/riesta/VDA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!