Lionel Messi Emosional Karena Beban?

redaksi.co.id - Lionel Messi Emosional Karena Beban? Lionel Messi dipastikan tidak ikut Barcelona yang bertandang ke Granada pada Minggu (2/4/2017). Penyerang asal Argentina itu menjalani hukuman...

75 0

redaksi.co.id – Lionel Messi Emosional Karena Beban?

Lionel Messi dipastikan tidak ikut Barcelona yang bertandang ke Granada pada Minggu (2/4/2017). Penyerang asal Argentina itu menjalani hukuman larangan sekali bermain setelah menerima kartu kuning saat menang atas Valencia dalam pertandingan terakhir Barcelona pada 19 Maret silam.

Penulis: Christian Gunawan

Pemberitaan tentang sanksi pemain tersubur Barca tersebut tak berhenti sampai larangan bermain untuk klubnya.

Messi mendapatkan sorotan karena hukuman yang lebih berat di tim nasional Argentina.

Sang kapten dikenai sanksi tak dapat memperkuat Albiceleste di empat pertandingan.

Komisi Disiplin FIFA menilai bahwa Messi telah secara langsung mengumpat asisten wasit di pertandingan Argentina menjamu Cile pada tengah pekan lalu.

Dalam pembelaannya, Messi menyebut umpatan itu ditujukan kepada angin, bukan kepada asisten pengadil. Barcelona juga mengeluarkan pernyataan dukungan kepada bintangnya.

Namun, klub Catalonia itu sangat mungkin bersyukur juga Messi tidak perlu memperkuat timnas untuk beberapa waktu.

Foto: Kapten Argentina, Lionel Messi, berjalan keluar dari hotel tim menuju bandara untuk menghadapi laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 kontra Bolivia di La Paz, 28 Maret 2017. (STR/AFP)

Messi sangat mungkin merasa frustrasi di laga melawan Cile. Walaupun mencetak satu-satunya gol di partai itu lewat titik penalti, Argentina tampil tak meyakinkan.

Penguasaan bola Cile lebih tinggi.

Secara pribadi, Messi tak melihat peningkatan berarti dari pertemuan kedua tim sebelumnya setahun lalu. Pada laga di Santiago itu, ESPN mencatat sang kapten Argentina gagal melepaskan sebuah tembakan pun ke gawang Cile.

Catatan lainnya turut memperkuat dugaan frustrasi. Dua operan Messi bisa dipotong pemain-pemain Cile. Messi bahkan sekali merasakan bola dirampas dari penguasaannya di laga itu.

Kegagalan membuat satu pun tembakan adalah titik terendah Messi saat itu. Hal itu baru terjadi selama sang penyerang berseragam Albiceleste, yang kini mencapai angka 117 penampilan.

Tak Tergantung

Menjelang lawatan Barcelona ke Nuevo Los Carmenes, kandang Granada, sang juara bertahan La Liga perlu mencermati Argentina tanpa Messi. Minus pemain berusia 29 tahun itu, Tim Tango takluk 0-2 dari Bolivia.

Usaha Argentina lolos ke Rusia 2018 tampak berat tanpa kehadiran pencetak 58 gol buat timnas itu.

Foto: Striker Argentina, Lionel Messi, adu argumen dengan asisten wasit, Emerson Augusto de Carvalho, seusai laga kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Cile di Stadion Monumental, Buenos Aires, pada 23 Maret 2017. (JUAN MABROMATA/AFP)

Pelatih Argentina, Edgardo Bauza, menepis anggapan umum soal Messi di timnya.

Saya tak merasa Argentina tergantung kepada Messi, ucap Bauza dikutip ESPN sambil menilai performa kaptennya itu masih masuk kategori bagus. Hasil di Bolivia mementahkan kepercayaan diri sang pelatih.

Bagaimana dengan Barcelona? Ketergantungan Si Biru-Merah tak sebesar Argentina, tapi tetap terlihat.

Dua kekalahan terakhir Barca (di Liga Champions dari PSG dan di La Liga dari Super Depor) terjadi saat La Pulga Atomica gagal mencetak gol. Dua hasil imbang terakhir Barca di La Liga pun diwarnai kemandekan Messi menjebol gawang lawan klubnya.

Messi mungkin mulai merasa beban dua tim di pundaknya berat kembali.

Berita olah raga pertama di Indonesia yang menyajikan informasi sepak bola dan olah raga terkini. Juara

(red/iti/mi/anik/SUH)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!