Tol Surabaya-Gempol Hasilkan Rp 1 Miliar per Hari

redaksi.co.id - Tol Surabaya-Gempol Hasilkan Rp 1 Miliar per Hari Jalan tol Surabaya-Gempol mampu menghasilkan pendapatan sebesar Rp 1 miliar per hari. General Manager Jasa Marga...

47 0

redaksi.co.id – Tol Surabaya-Gempol Hasilkan Rp 1 Miliar per Hari

Jalan tol Surabaya-Gempol mampu menghasilkan pendapatan sebesar Rp 1 miliar per hari.

General Manager Jasa Marga SurabayaGempol Teddy Rosadi mengatakan, pendapatan harian tersebut naik 78 persen dibanding rata-rata pada 2016. Persentase kenaikan itu juga berlaku untuk traffic kendaraan. Saat ini, volume kendaraan yang melintasi jalan tol tersebut mencapai 270 ribu per hari.

Tren volume lalu lintas terus tumbuh, kata Teddy, Minggu (2/4). Jenis kendaraan yang mendorong pertumbuhan itu terutama dari golongan I yang merupakan kendaraan kecil. Salah satunya kendaraan pribadi. Total ada lima golongan, yaitu I, II, III, IV, dan V. Untuk pengelolaan jalan tol, Jasa Marga melakukan penggantian armada, baik patroli maupun derek. Total ada enam kendaraan derek dan tiga patroli.

Ini dilakukan untuk menunjang pelayanan di SurabayaGempol, katanya.

Pada akhir tahun nanti, ada penggantian dan penambahan armada. Jasa Marga juga menyiapkan tol pengganti yang terputus karena semburan lumpur di Sidoarjo. Tol PorongKejapanan sepanjang lima km tersebut direncanakan selesai pada Juni 2018. Nilai investasinya mencapai Rp 1,5 triliun.

Pembebasan lahan sudah hampir selesai. Konstruksinya juga sudah siap. Jadi, nyaris tanpa kendala, ujarnya.

Kalau itu bisa selesai tepat waktu, pengguna jalan tidak perlu melewati jalan arteri Porong lagi. Kendaraan dari SurabayaGempolPandaan bisa menggunakan sarana jalan tol.

Nanti jalan tol SurabayaPandaan tersambung dengan ruas PandaanMalang dan GempolPasuruan.

Tol pengganti ini berada di luar area terdampak dalam jangkauan tertentu. Dengan demikian, ketika sudah selesai dibangun dalam beberapa tahun mendatang, ini tidak terkena dampak (semburan lumpur, Red) lagi, ungkap Teddy.

Jalan tol SurabayaGempol memiliki panjang 37 km. Jalan tersebut memiliki 2 x 3 lajur (ruas WaruDupak) dan 2 x 2 lajur (ruas WaruGempol). Sebelum terkena bencana lumpur, panjang jalan tol, ketika beroperasi penuh, mencapai 43 km. Setelah itu, terpotong enam km yang menghubungkan Porong dengan Gempol. (res/c24/noe)

(red/ahyu/etyo/armawan/WSD)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!