Eropa Krisis, Pasar Susu Belgia Beralih ke Indonesia

redaksi.co.id - Eropa Krisis, Pasar Susu Belgia Beralih ke Indonesia Belgia sebagai salah satu penghasil produk pangan dan susu dunia mulai melirik pasar Indonesia. Ekspansi tersebut...

77 0

redaksi.co.id – Eropa Krisis, Pasar Susu Belgia Beralih ke Indonesia

Belgia sebagai salah satu penghasil produk pangan dan susu dunia mulai melirik pasar Indonesia. Ekspansi tersebut akan mereka lakukan pertama kali lewat keikutsertaan dalam acara Food and Hotel 2017.

Acara tersebut rencananya diselenggarakan pada 5-8 April di Jakarta Internasional Expo. Nantinya 5 perusahaan penyedia bahan dasar dan produk susu Belgia yaitu, Agral, Eurofit, Milcobel, Olympia dan Solarec direncanakan ikut ambil bagian.

Menurut Duta Besar Belgia untuk Indonesia, Patrick Herman, susu dari negaranya memiliki kualitas sangat tinggi. Produk tersebut pun sangat cocok dengan kebutuhan Indonesia.

Selain itu, ada alasan lain kenapa Belgia melebarkan saya begitu luas ke Indonesia.

Menurut Herman, RI yang bukan pasar tradisional Belgia punya potensi sangat besar sebagai pasar susu negaranya. Apalagi, saat ini Indonesia telah masuk ke dalam kelompok 20 ekonomi terbesar di dunia.

© Dubes Belgia dan Manajer Promosi Produk Dairy Belgia Frederik Vandermersch (Andreas Gerry/Liputan6) Dubes Belgia dan Manajer Promosi Produk Dairy Belgia Frederik Vandermersch

“Indonesia adalah negara yang punya pasar serta ekonomi yang sedang tumbuh pesat. Kami yakin, Indonesia dapat jadi pasar bagus dan menjanjikan,” sebut Herman di kediamannya, di Jakarta Kamis (4/4/2017).

Pameran Food and Hotel 2017 pun, kata Herman, adalah pintu gerbang untuk membuka masuknya produk susu dan olahan negaranya di Indonesia. Nantinya, lewat acara tersebut diharapkan akan terjalin kerjasama antar pebisnis Tanah Air dan Belgia.

Menambahkan pernyataan Herman, Manajer Promosi Produk Dairy Belgia Frederik Vandermersch mengatakan bahwa alasan negaranya melebarkan bisnis susu dan olahannya ke Indonesia, salah satunya akibat krisis di Eropa.

Awalnya, produk-produk tersebut pasar utamanya tertuju ke Rusia. Namun, mereka tidak bisa mengirimkan lagi barangnya ke Negeri Beruang Merah karena embargo ekonomi yang dijatuhkan Uni Eropa ke Rusia.

“Di Eropa ada permasalahan dan gejolak politik sehingga Belgia tidak bisa memasarkan produk susu dan sayuran kami ke sana,” sebut Vandermersch.

Dari data yang ia terima, meski baru langkah awal, di benua Asia peningkatan permintaan produk susu dan olahan dari Belgia mengalami peningkatan 25 persen.

“Dengan adanya kenaikan ini, Belgia yakin memasarkan produk kami khususnya susu berkualitas tinggi,”jelasVandermersch.

(red/iti/mi/anik/SUH)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!