Bikin Heboh, Toko Ini Jual Ranting Kayu Rp 293 Ribu per Batang

redaksi.co.id - Bikin Heboh, Toko Ini Jual Ranting Kayu Rp 293 Ribu per Batang Sebuah toko furnitur di London baru saja membuat gempar dunia maya. Bagaimana...

48 0

redaksi.co.id – Bikin Heboh, Toko Ini Jual Ranting Kayu Rp 293 Ribu per Batang

Sebuah toko furnitur di London baru saja membuat gempar dunia maya. Bagaimana tidak, diantara beberapa produk yang dijualnya, toko ini menjual ranting kayu dengan harga US$ 22 atau setara dengan Rp 293 ribu per batang.

Toko yang terletak di Stoke Newington, London bagian timur tersebut memang sudah lama menjual produk-produk dekorasi. Namun toko ini baru menjadi perbincangan publik saat salah satu presenter terkenal mengunggah gambar ranting kayu yang dijual mahal tersebut ke media sosialnya.

Melansir Oddity Central, Selasa (4/4/2017), banyak netizen yang mempertanyakan alasan mengapa ranting kayu biasa dijual dengan harga begitu mahal. Beberapa netizen juga membuat humor terkait dengan hal ini.

Meski begitu, pemilik toko Alice Howard tidak setuju dengan anggapan yang berkembang di masyarakat. Menurutnya, harga tersebut sangat sesuai mengingat tenaga yang dikeluarkan untuk membuat benda tersebut tidaklah sedikit.

“Semua ranting tersebut dibuat oleh ibu dari teman saya. Dan mereka tidak menjual pada saya denga harga murah. Mereka juga membutuhkan waktu dua puluh menit untuk membuat ranting tersebut,” jelas Alice.

Alice mengatakan bahwa ranting tersebut bisa dijadikan gantungan atau dipajang untuk mempercantik ruangan. Meski terlihat sederhana, ia percaya banyak kegunaan yang bisa didapat dari membeli ranting tersebut.

Sementara pengrajin kayu Sean Hellman mengatakan, banyak toko furnitur yang sengaja menaikkan harga barang-barang yang disuplai kesana. Salah satunya adalah ranting yang menjadi viral tersebut.

Ini bukanlah kali pertama toko tersebut menjual barang unik dengan harga mahal. Sebelumnya, toko furnitur tersebut juga pernah menjual potongan kayu dengan harga US$ 14 atau Rp 186 ribu.

(red/ainin/adziroh/LN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!