Otoritas Kyrgyzstan Identifikasi Terduga Bomber Stasiun Rusia

redaksi.co.id - Otoritas Kyrgyzstan Identifikasi Terduga Bomber Stasiun Rusia Tersangka pengeboman stasiun kereta bawah tanah di Saint Petersburg, Rusia, telah teridentifikasi. Peristiwa tersebut terjadi pada 3...

44 0

redaksi.co.id – Otoritas Kyrgyzstan Identifikasi Terduga Bomber Stasiun Rusia

Tersangka pengeboman stasiun kereta bawah tanah di Saint Petersburg, Rusia, telah teridentifikasi. Peristiwa tersebut terjadi pada 3 April lalu dan menewaskan 14 orang, termasuk pelaku, serta melukai lebih dari 40 lainnya.

Menurut pejabat senior intelijen Kyrgyztan, Rahat Sulaimanov, tersangka bernama Akbarjon Djalilov, pemuda kelahiran Kyrgyztan berkewarganegaraan Rusia berusia 20-an tahun.

“GKNB Kyrgyztan dan FSB Rusia bekerja sangat dekat, namun dalam kasus ini, informais lain akan diberikan dari Moskow, karena Djalilov hanya berkewarganearaan Rusia,” ujar Sulaimanov seperti dikutip dari ABC News, Rabu (5/4/2017). GKNB adalah badan keamananKyrgyztan dan FSB adalah badan intelijen dari Rusia.

Sulaimanov mengatakan, dirinya tak dapat menentukan apakah serangan itu merupakan bom bunuh diri. Meskipun otoritas Rusia telah menyatakan bom bunuh diri.

“Meski tersangka tinggal di Rusia dalam beberapa tahun terakhir, ia kemungkinan masih memiliki kerabat di Osh,” imbuh Sulaimanov, merujuk pada kampung halaman tersangka di Kyrgyztan.

Pihak penyelidik belum merilis banyak detail terkait pengeboman tersebut. Namun juru bicara Kremlin mengatakan kepada kantor berita Rusia, TASS, pihak penyelidik belum mengonfirmasi bahwa serangan itu adalah bom bunuh diri.

Kementerian Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengatakan bahwa pengeboman tersebut menunjukkan adanya kebutuhan upaya bersama melawan terorisme global.

“Tragedi di St. Petersburg sekali lagi menunjukkan pentingnya meningkatkan upaya bersama untuk memerangi kejahatan ini,” ujar Lavrov, menurut kantor berita Rusia RIA Novosti.

Atas peristiwatersebut, pihak berwenang di Rusia mengumumkan hari berkabung selama tiga hari yang dimulai pada Selasa, 4 April 2017.

(red/ris/ahyudianto/AW)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!