Xiaomi Minta Waktu untuk Rilis "Flagship" di Indonesia

redaksi.co.id - Xiaomi Minta Waktu untuk Rilis "Flagship" di Indonesia Unit ponsel Mi Mix ditempatkan di kompartemen teratas dan akan langsung menyambut pemilik ketika boks dibuka....

63 0

redaksi.co.id – Xiaomi Minta Waktu untuk Rilis "Flagship" di Indonesia

Unit ponsel Mi Mix ditempatkan di kompartemen teratas dan akan langsung menyambut pemilik ketika boks dibuka. Tentu dalam keadaan masih dimatikan. Mi Mix menjalankan OS Android 6.0 Marshmallow yang dilapis antarmuka MIUI ala Xiaomi. Tiga tombol navigasi disatukan dalam interface (dalam bentuk virtual button). Perhatikan letak kamera depan di pojok kanan bawah.Oik Yusuf/ KOMPAS.com

Xiaomi “comeback” ke pasar Tanah Air sejak awal tahun ini, setelah setahun vakum. Mula-mula Xiaomi memboyong Redmi 4A dan Redmi 3S untuk Mi Fans yang sudah tak sabar menikmati ponsel resmi dari sang pabrikan China.

Hari ini, Rabu (5/4/2017), Xiaomi kembali menghadirkan dua seri Redmi, yakni Redmi 4x dan Redmi Note 4. Diketahui, seri Redmi merupakan smartphone untuk kelas menengah ke bawah yang kisaran harganya di angka Rp 2 jutaan.

Lantas, mengapa Xiaomi tak memboyong seri Mi yang lebih premium, seperti Mi Mix atau Mi 5? Director of Product Management dan Marketing Xiaomi Global, Donova Sung, punya dalih tersendiri.

“Kami baru saja kembali ke sini dan membenahi pabrik kami. Semua Redmi yang kami luncurkan di Indonesia sudah diproduksi pabrik di sini. Untuk yang lainnya, kami pelan-pelan dulu,” kata dia dalam sesi wawancara bersama KompasTekno di Kota Kasablanka, Jakarta,Rabu (5/4/2017).

Donovan mengatakan produk flagship mungkin akan dibawa ke Indonesia, namun belum dalam waktu dekat. Ia juga sesumbar bahwa fasilitas pabrik di Indonesia sudah siap memproduksi lini flagship, tapi memang ada banyak pertimbangan untuk memboyong suatu produk ke sebuah negara.

“Kami melihat potensi pasar. Sementara ini di Indonesia Redmi dulu karena ini juga masih terlalu awal setelah kami comeback,” kata dia.

Diketahui, Xiaomi kembali memasarkan produk secara resmi di Indonesia karena sudah memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang ditetapkan pemerintah untuk vendor global smartphone 4G.

Lebih tepat, Xiaomi sepakat membangun fasilitas produksi di Indonesia dengan menumpang manufaktur milik Satnusa Persada via distributor Erajaya.

Dalam peluncuran Redmi 4a beberapa saat lalu, Xiaomi mengatakan akan merilis empat hingga lima jenis smartphone sepanjang 2017. Saat ini saja pabrikan China itu sudah memperkenalkan empat smartphone.

Setelah ini apa lagi? Belum ada yang bisa memastikan, namun sepertinya lagi-lagi akan datang dari seri Redmi.

Penulis: Fatimah Kartini Bohang

Editor: Deliusno

Copyright Kompas.com

(red/ainin/adziroh/LN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!