Begini Cara Google Berantas Perang Paten

redaksi.co.id - Begini Cara Google Berantas Perang Paten Patung robot hijau berisi Jelly Bean ini berdiri tegak di salah satu bagian Android Lawn di kantor GoogleWicaksono...

55 0

redaksi.co.id – Begini Cara Google Berantas Perang Paten

Patung robot hijau berisi Jelly Bean ini berdiri tegak di salah satu bagian Android Lawn di kantor GoogleWicaksono Surya Hidayat/KOMPAS.com

Perang paten sudah jadi hal lumrah di industri smartphone belakangan ini. Vendor kawakan seperti Google, Apple, Samsung, LG, HTC, Nokia, dan lainnya, bolak-balik pengadilan untuk mempertahankan hak paten teknologi masing-masing.

Ini tak lepas dari ekosistem industri smartphone yang semakin ramai dengan vendor-vendor baru. Tak jarang para vendor merilis perangkat dengan teknologi A, padahal teknologi itu sudah menjadi paten perusahaan B.

Google merasa turut bertanggung jawab atas masalah ini, mengingat ekosistem Android-lah yang paling masif di industri smartphone hari ini. Karenanya, sang raksasa mesin pencari menciptakan kesepakatan lisensi bersama yang dinamai “PAX”.

PAX memungkinkan semua vendor perangkat Android untuk berbagi lisensi paten secara cuma-cuma, sebagaimana dilaporkan Engadget dan dihimpun KompasTekno, Rabu (5/4/2017).

Ini dimaksudkan untuk membangun solidaritas antar vendor Android. Selain itu, masing-masing vendor akan lebih mudah mengembangkan teknologi dengan tak terhadang paten.

“Kami percaya PAX akan menciptakan keterbukaan yang lebih baik untuk anggota Android. Saling berbagi paten ini akan menghemat waktu dan ongkos para anggota dalam menciptakan perangkat teknologi terbaik,” begitu pernyataan dari perwakilan Google.

PAX sendiri sudah ditandatangani beberapa vendor Android, yakni Google sendiri, Samsung, LG, Foxconn, HMD Global, HTC, Coolpad, BQ, dan Allview. Memang masih banyak yang belum menyetujuinya.

Namun, setidaknya vendor yang telah sepakat bisa saling bertukar paten masing-masing secara gratis. Gabungan paten dari vendor-vendor di atas lebih kurang 230.000 paten. Kesepakatan ini diharapkan bisa menurunkan pertikaian paten antara vendor Android.

Penulis: Fatimah Kartini Bohang

Editor: Deliusno

Sumber:

Copyright Kompas.com

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!