'Perang' Mode Ratu Rania Vs Melania Trump, Siapa Menang?

redaksi.co.id - 'Perang' Mode Ratu Rania Vs Melania Trump, Siapa Menang? Donald Trump kembali menerima kunjungan resmi kepala negara asing. Kali ini yang bertandang ke Washington,...

49 0

redaksi.co.id – 'Perang' Mode Ratu Rania Vs Melania Trump, Siapa Menang?

Donald Trump kembali menerima kunjungan resmi kepala negara asing. Kali ini yang bertandang ke Washington, Amerika Serikat, adalah Raja Yordania Abdullah II dan istri, Ratu Rania.

Saat para suami berbincang di Gedung Putih, Melania dan Ratu Rania mengadakan kunjungan ke sebuah sekolah di daerah miskin di Washington DC. Kedatangan mereka ke Excel Academy tersebut disambut dengan karangan bunga oleh sejumlah siswi.

“Sungguh indah, terima kasih,” ujar Melania kepada siswi bernama Danielle Chatman seraya memeluk gadis itu seperti dilansir CNN, Kamis, (6/4/2017).

Di sekolah khusus perempuan tersebut, kedua wanitaberpengaruh di dunia itu berpartisipasi dalam sesi diskusi dan mengunjungi sejumlah ruang kelas.

Ratu Rania dikabarkan antusias bertanya tentang misi keterampilan hidup yang ditanamkan oleh pihak sekolah.

“Kami percaya ketika mendidik seorang perempuan, sesungguhnya kita mendidik sebuah keluarga, sebuah komunitas,” ujar CEO sekolah Deborah Lockhart.

Rania selama ini telah menjadikan isu pendidikan dan anak-anak sebagai prioritasnya. Ia meluncurkan sejumlah inisiatif, termasuk di antaranya Queen rania Foundation for Education and Development, the Queen Rania Teacher Academy, dan the Jordan River Foundation yang fokus pada keselamatan anak dan pemberdayaan masyarakat.

Kedua perempuan nomor satu di negaranya masing-masing itu digambarkan tampak cukup nyaman satu sama lain saat menghabiskan waktu bersama. Melania bahkan sempat menggoda Rania yang kursinya sedikit lebih tinggi.

“Anda sangat tinggi,” ujar Nyonya Trump itu sembari tertawa.

Rania pun membalas, “Oh, ini kursinya. Tolong bawa saya turun ke Bumi”.

Ratu Rania yang merupakan ibu dari empat anak ini telah bertemu dengan empat ibu negara AS sejak Raja Abdullah II berkuasa pada tahun 1999 silam. Bahkan perempuan berdarah Palestina ini sempat menuliskan pesan perpisahan kepada Michelle Obama.

“Ibu negara yang luar biasa – menantikan babak baru dalam hidup Anda dan inspirasi yang akan Anda bawa untuk pendidikan perempuan. Lihatlahdunia — Anda belum menyaksikan sisi terbaik dari wanita ini!,” tulis Rania di akun media sosial Instagram.

Nyonya Trump hingga saat ini belum menetap di Gedung Putih. Ia bersama putranya, Barron, masih tinggal di Trump Tower dan direncanakan pindah ke Washington pada akhir tahun ajaran mendatang.

Sosok Melania sempat diragukan mampu menjalankan peran sebagai Ibu Negara AS, namun pertemuannya dengan Rania kali ini disebut-sebut mengisyaratkan ketertarikannya dalam isu pemberdayaan dan pendidikan perempuan. Sebelumnya, ia sempat dikabarkan akan fokus memerangi cyber bullying.

Sebelum bertemu dengan Rania, Melania telah lebih dulu menjadi tuan rumah bagi kunjungan Akie Abe, istri dari PM Jepang Shinzo Abe serta Sara Netanyahu, istri dari PM Israel Benjamin Netanyahu.

‘Perang’ mode?

Menjadi ibu negara terlebih seorang ratu, urusan penampilan tentu menjadi sorotan utama. Rania, selama ini dikenal sebagai sosok fashionable. Begitu pula dengan Melania yang merupakan seorang mantan model.

Merujuk pada hal tersebut, maka media menggambarkan pertemuan antara Ratu Rania dan Melania ini sebagai ‘perang’ mode. Keduanya tampil elegan dengan paduan busana formal.

Rania mengenakan ensemble hitam dengan kerah tinggi dan stiletto berwarna putih. Ia juga menenteng sebuah tas hitam kecil.

Sementara itu, Melania tampil dengan atasan dan rok berwarna hijau senada ditambah ikat pinggang dan stiletto hitam rancangan Christian Louboutin.

“Mereka berdua dibalut busana bisnis: tertutup dan cocok (bagi keduanya). Itu merupakan tampilan yang aman bagi mereka,” teramg Vanessa Friedman, editor fashionThe New York Times.

Usai kunjungan Raja Abdullah dan Ratu Rania, pasangan Trump dan Melania akan kembali kedatangan tamu asing, yakni Presiden China Xi Jinping.

(red/aini/J)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!