Kemenlu: 10 TKI yang Disekap di Riyadh Telah Dipulangkan

redaksi.co.id - Kemenlu: 10 TKI yang Disekap di Riyadh Telah Dipulangkan Foto: Lalu Muhammad Iqbal, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Kementerian Luar Negeri.KOMPAS.com/Karnia SeptiaDirektur...

59 0

redaksi.co.id – Kemenlu: 10 TKI yang Disekap di Riyadh Telah Dipulangkan

Foto: Lalu Muhammad Iqbal, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Kementerian Luar Negeri.KOMPAS.com/Karnia Septia

Direktur Jenderal Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal mengklarifikasi kabar terkait penyekapan terhadap 300 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Riyadh, Arab Saudi.

Menurut Iqbal, Kemenlu tak pernah menyatakan jumlah TKI yang disekap oleh sebuah perusahaan di Riyadh

“Untuk info 300 TKI, mungkin kami luruskan dulu, Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) tidak pernah membuat pernyataan mengenai 300 TKI di Riyadh,” ujar Iqbal di kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Jumat (7/4/2017).

Iqbal mengatakan, pernyataan adanya 300 orang yang disandera di Riyadh itu disampaikan oleh seorang sandera yang berhasil dipulangkan ke Indonesia.

Namun saat ini, Kemenlu sudah mendapat informasi bahwa, para TKI yang diduga berangkat tak sesuai prosedur itu disandera oleh perusahaan bernama Al-Jeraisy di Riyadh.

Iqbal mengatakan, hingga saat ini pemerintah telah memulangkan 10 TKI yang disandera ke Tanah Air.

Sebanyak enam orang dipulangkan lebih dulu, kemudian empat orang menyusul beberapa waktu lalu setelah perwakilan pemerintah di Riyadh mendatangi kantor perusahaan Al-Jeraisy.

“Yang empat adalah hasil kunjungan kami ke kantor Al Jeraisy, kami minta untuk memulangkan empat orang itu,” kata Iqbal.

Namun demikian, lanjut Iqbal, pihaknya juga belum bisa memastikan berapa jumlah TKI yang disandera oleh perusahaan tersebut.

Kemenlu, kata dia, akan terus melakukan investigasi. “Saya enggak bisa bilang (300 TKI disandera) enggak bener, bisa saja mungkin 300 adalah orang indonesia atau mirip orang indonesia karna dia (TKI yang menyebut) tak menghitung satu persatu,” kata Iqbal.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa pihaknya masih terus mencari tahu akar persoalan dan nama perusahaan dan penghubung TKI yang disekap tersebut.

Namun diakuinya, untuk mengupayakan hal itu tidak mudah.

Retno Marsudi menuturkan, kebanyakan TKI yang berhasil kabur tidak mengetahui nama perusahaan mereka.

Selain itu, pihaknya juga mendalami dugaan keterlibatan perusahaan di Indonesia atas pengiriman TKI yang disekap di Riyadh tersebut.

Penulis: Fachri Fachrudin

Editor: Krisiandi

Copyright Kompas.com

(red/urista/urnamasari/NP)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!