MotoGP Argentina: Vinales Penasaran Balapan Hujan

redaksi.co.id - MotoGP Argentina: Vinales Penasaran Balapan Hujan Modal positif didapat pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, menuju balapan MotoGP Argentina 2017. Ia menjadi yang tercepat dalam...

37 0

redaksi.co.id – MotoGP Argentina: Vinales Penasaran Balapan Hujan

Modal positif didapat pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, menuju balapan MotoGP Argentina 2017. Ia menjadi yang tercepat dalam sesi latihan bebas pertama dan kedua di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo, Jumat (7/4/2017).

Vinales mengindikasikan dirinya sebagai calon juara MotoGP Argentina 2017, Minggu (9/4/2017). Kecepatannya pada dua sesi pertama latihan bebas tak bisa ditandingi pembalap lain, bahkan Marc Marquez yang notabene juara bertahan MotoGP Argentina.

Pada latihan bebas pertama, Vinales mencatatkan waktu 1 menit 40,356 detik. Catatan waktunya membaik pada latihan bebas kedua, yakni 1 menit 39,477 detik. Namun, hal itu tak membuatnya sesumbar saat balapan digelar. Pasalnya, masih ada satu faktor yang wajib diwaspadai, yakni cuaca.

“Saya tak pernah naik Yamaha dalam kondisi hujan. Saya penasaran untuk melihat apakah tahun lalu itu karena saya atau motor. Tapi saya tahu bisa cepat dalam hujan. Di Moto 3 saya cukup cepat. Di Moto2, saya juga menyelesaikan banyak balapan basah dengan tiba di podium,” tutur Vinales seperti dilansir Crash.

Ya, musim 2016 menjadi bukti Vinales juga tangguh dalam kondisi lintasan basah di MotoGP. Bahkan, ia sempat merebut podium juara MotoGP Inggris 2016 bersama Suzuki. Tapi, pengalaman berjuang di lintasan basah belum dicicipi pembalap berusia 22 tahun di bersama Yamaha.

Meski belum mengalaminya, Vinales tetap yakin ia bisa tampil cepat dalam kondisi basah atau kering. Ditambah, kepercayaan dirinya sedang tinggi pascakesuksesan merebut podium juara MotoGP Qatar 2017 di Sirkuit Losail.

Soal persaingan yang akan terjadi di MotoGP Argentina, Vinales menyebut semua pembalap memiliki peluang besar untuk menang. Faktor yang mungkin menjadi penentu adalah bagaimana kemampuan seorang pembalap mengelola ban hingga lap terakhir.

“Grip belakang di sini sangat penting, bukan hanya untuk satu lap, tapi untuk semua balapan. Saya pikir akan ada perbedaan besar dalam sepuluh lap terakhir perlombaan, antara pembalap yang bekerja dengan baik dan yang tidak,” tegas Vinales.

(red/andhi/urhartanto/SN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!