PU: 17 Persen Truk yang Melewati Cisomang Kelebihan Muatan

redaksi.co.id - PU: 17 Persen Truk yang Melewati Cisomang Kelebihan Muatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan sebanyak 17 persen dari 600 truk kendaraan...

51 0

redaksi.co.id – PU: 17 Persen Truk yang Melewati Cisomang Kelebihan Muatan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan sebanyak 17 persen dari 600 truk kendaraan golongan V yang melintasi Jembatan Cisomang di Tol Purbaleunyi mengangkut beban yang melebihi kapasitas maksimum jalan (overload). Laporan tersebut berdasarkan hasil pantauan alat Weight in Motion yang dipasang di dua sisi jembatan Cisomang.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, menjelaskan, maksimum beban (load) yang diizinkan diangkut sesuai kendaraan kelas V adalah 45 ton. “Tapi ini 17 persen dari 600 kendaraan overload. Harusnya 45 ton, tapi dia ada yang memuat sampai 85 ton,” ujarnya, Ahad, 9 April 2017. Pengamatan sebelumnya dilakukan sejak jembatan Cisomang dibuka sepanjang 1 April hingga 9 April 2017.

Sejumlah kendaraan melintas di Tol Cipularang, Kabupaten Bandung Barat, menuju arah jembatan Cisomang, 23 Desember 2016. Polisi segera melakukan pembatasan arus kendaraan yang melintas dan membuang kendaraan berat untuk melalui Jalan Raya Bandung Purwakarta. TEMPO/Prima Mulia

Basuki menambahkan, truk yang dinyatakan kelebihan muatan lantas dikeluarkan oleh petugas jalan tol di gerbang terdekat dari Jembatan Cisomang. Gerbang tol terdekat yang dimaksud adalah gerbang tol Jatiluhur dari arah Jakarta, maupun gerbang tol Cikamuning dari arah Bandung.Menurut Basuki, kelebihan muatan pada kendaraan terbukti berpengaruh pada struktur jalan maupun jembatan sehingga rentan mengalami kerusakan. Di sisi lain, dia menilai opsi jalur darat menjadi pilihan pengusaha logistik karena tidak adanya denda yang dikenakan untuk muatan yang berlebih, seperti halnya pada kapal atau pesawat.Oleh karena itu, pemerintah berencana mengaktifkan kembali jembatan timbang di jalan-jalan nasional dalam waktu dekat untuk mendisiplinkan pengguna jalan. “Kita keluarkan mereka dari jalan tol, tapi jalan nasional kita yang jadi rusak. Makanya kita akan segera mengeksekusi jembatan timbang pada minggu ini,” ujar Basuki.BISNIS.COM

(red/atno/wi/anto/RDS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!