Pembobol Gawang Italia di Piala Dunia 2010 Jadi Milik Borneo FC

redaksi.co.id - Pembobol Gawang Italia di Piala Dunia 2010 Jadi Milik Borneo FC Pusamania Borneo FC resmi mendatangkan marquee player asal Selandia Baru, Shane Smeltz. PBFC...

69 0

redaksi.co.id – Pembobol Gawang Italia di Piala Dunia 2010 Jadi Milik Borneo FC

Pusamania Borneo FC resmi mendatangkan marquee player asal Selandia Baru, Shane Smeltz. PBFC merekrut Smeltz dari salah satu klub Liga Australia, Wellington Phoenix.

Foto: Penyerang Selandia Baru, Shane Smeltz (kiri), merayakan golnya usai membobol gawang Italia pada pertandingan penyisihan Grup F Piala Dunia 2010 di Mbombela Stadium pada 20 Juni 2010.AFP PHOTO / FILIPPO

Hal itu diungkapkan Presiden PBFC, Nabil Husein Said Amin, seusai laga persahabatan melawan Nitro FC di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (8/4/2017).

“Kami resmi mendatangkan Shane Smeltz untuk marquee player. Senin, dia mulai bergabung dengan tim. Ini baru beberapa jam lalu negosiasi antara saya dan agennya selesai,” ujar Nabil.

Shane merupakan pemain yang pernah memperkuat tim nasional Selandia Baru pada Piala Dunia 2010. Di pesta sepak bola terbesar dunia tersebut, Shane mencetak satu gol dan satu assist.

Penyerang kelahiran 29 September 1981 tersebut menciptakan assistsaat Selandia Baru bermain imbang 1-1 dengan Slovakia pada pertandingan pertama Grup F.

Dia membidani gol yang diciptakan Winston Reid pada masa injury time sehingga Selandia Baru mampu memaksa Slovakia bermain imbang 1-1. Adapun gol semata wayang lawan diciptakan Robert Vittek pada menit ke-50.

Kombinasi antara Smeltz dan Reid menjadi malapetakan bagi Italia saat kedua tim bertemu di Mbombela Stadium. Saat itu, pada menit ketujuh, Smeltz menaklukkan kiper Federico Marchetti lewat sepakan keras kaki kanan setelah menerima bola dari Reid.

Selandia Baru gagal memetik kemenangan setelah Vincenzo Iaquinta mencetak gol balasan dari titik penalti pada menit ke-29. Skor imbang pun bertahan hingga laga usai.

Pada pertandingan terakhir penyisihan grup melawan Paraguay, Smeltz bermain 90 menit. Namun, dia tak mampu membawa timnya meraih kemenangan setelah kedua tim bermain imbang 0-0 hingga laga usai.

Hanya bermodalkan tiga hasil imbang, Selandia Baru gagal lolos ke babak 16 besar. Mereka finis di peringkat ketiga dengan mengoleksi tiga poin. Italia menjadi juru kunci karena hanya mampu mengoleksi dua poin.

Sejauh ini, Smeltz telah melakoni 51 pertandingan bersama tim nasional dengan mencetak 24 gol dan enam assist.

Sebelum memperkuat Borneo, klub terakhir yang diperkuat Smeltz adalah Wellington Phoenix. Bersama klub Liga Australia tersebut, penyerang dengan postur 185 cm tersebut mencetak tiga gol dan dua assistpada musim 2016-2017.

Terakhir dia bermain untuk Wellington saat klub tersebut bermain imbang 1-1 dengan Sydney FC pada Sabtu (8/4/2017). Dia tampil sebagai pemain pengganti sejak menit ke-85.

“Dia memang pemain yang tim ini butuhkan. Pelatih butuh satu striker lagi pendamping Lerby. Kami menilai Shane cocok untuk berduet dengan Lerby,” tutur Nabil.

Penulis: Ferril Dennys

Editor: Jalu Wisnu Wirajati

Copyright Kompas.com

(red/ris/ahyudianto/AW)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!