Penjual Bubur di Bekasi Terkejut, Beras yang Dimasak Diduga Bahan Sintesis

BEKASI Redaksi.co.id – Seorang penjual bubur ayam di Perumahan Mutiara Gading Ruko GT Grande Blok F 19 RT 01/23, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi dikejutkan dengan...

20 0

BEKASI Redaksi.co.id – Seorang penjual bubur ayam di Perumahan Mutiara Gading Ruko GT Grande Blok F 19 RT 01/23, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi dikejutkan dengan penemuan beras palsu atau beras yang diduga terbuat dari bahan sintesis berbahaya.

Dewi Septiani (32) baru mengetahui beras yang dibelinya di Pasar Tanah Merah Mutiara Gading, Mustikajaya itu palsu, saat hendak memasaknya menjadi bubur.

Dewi bercerita, biasanya beras itu akan berubah menjadi bubur setelah dimasak selama satu jam.

Namun selama dimasak, beras tersebut tidak kunjung menjadi bubur, malah berubah menjadi nasi aron (setengah matang).

Dia pun menambah takaran air ke masakan itu sebanyak dua liter atau seperti pada tarakan sebelumnya.

“Sudah saya kasih air sampai empat liter dan dimasak dua jam lagi, tapi berasnya tidak berubah menjadi bubur, malah tetap menjadi nasi aron,” kata Dewi, Selasa (19/05/2015).

Merasa ada yang janggal dengan beras yang dimasaknya, lalu Dewi mencari tahu ihwal beras itu ke dunia maya.

Saat menelusuri informasi dari internet, Dewi terkejut beras yang dimasaknya adalah beras berbahan sintesis.

“Saya lihat di media sosial, youtube dan media online, beras yang saya masak sama seperti beras sintesis,” ujar Dewi.

Berbekal informasi di media online, lalu Dewi melaporkan kejadian ini ke Badan Pemeriksaan Obat dan Makanan (BPOM) dan mempostingnya ke media sosial miliknya.

Dari situ, kasus dugaan beras palsu yang dialaminya menyebar luas ke media. (Agus S)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!