Ridwan Kamil: LRT Metro Capsule Pakai Suku Cadang dan Insinyur Lokal

redaksi.co.id - Ridwan Kamil: LRT Metro Capsule Pakai Suku Cadang dan Insinyur Lokal Wali Kota Bandung Ridwan kamil saat ditemui di Bandung Command Center, Kamis (6/4/2017)...

397 0

redaksi.co.id – Ridwan Kamil: LRT Metro Capsule Pakai Suku Cadang dan Insinyur Lokal

Wali Kota Bandung Ridwan kamil saat ditemui di Bandung Command Center, Kamis (6/4/2017) sore. KOMPAS. com/DENDI RAMDHANI

BANDUNG, KOMPAS.com – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memastikan bahwa biaya pembuatan LRT Metro Capsule yang akan dibangun di Kota Bandung akan murah karena material dan suku cadang yang digunakan adalah buatan Indonesia.

“Konten impornya sedikit. Jadi di mana-mana muatan lokal pasti lebih murah,” kata Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Senin (10/4/2017).

Selain itu, para ahli dan insinyur yang mengembangkan teknologi LRT Metro Capsule, lanjut dia, juga berasal dari dalam negeri. Kombinasi material serta tenaga ahli dari dalam negeri dipastikan bisa menekan harga tiket LRT Bandung ke masyarakat.

“Akumulasi muatan lokal insinyur-insinyurnya dan lain sebagainya orang Bandung semua. Maka cost-nya bisa sepertiga sampai setengah lebih murah. Karena dia lebih murah maka ticketing charge kepada warganya bisa mendekati harga angkot,” tutur dia.

(Baca juga: )

Berita Terkait:

Pria yang akrab disapa Emil ini menambahkan, besaran tiket LRT yang akan dilepas ke masyarakat nantinya bisa berada pada kisaran Rp 7.000 hingga Rp 12.000. Jika membandingngkan dengan teknologi LRT dari luar negeri seperti milik SMRT (Singapura), harga tiket yang dilempar ke masyarakat pun bisa dua kali lipat.

“Kalau pakai LRT biasa (buatan luar negeri) itu sudah dihitung tiketnya bisa sampai Rp 28.000. Solusinya dengan yang biasa kita kan harus mensubsidi (tiket),” tandasnya.

Emil menjelaskan, LRT Bandung Metro Capsule tahap pertama akan dibangun sepanjang 3 kilometer dari Stasiun Bandung ke Lapangan Alun-alun.

Ke depan, sebagai solusi untuk mengentaskan macet di Kota Bandung, total panjang LRT yang akan dibangun mencapai 40 kilometer mengelilingi Kota Bandung.

“Kami mau ngetes pasar kayak (pesawat) CN235. Kenapa enggak langsung bikin 20? Ya dites dulu. Kami cek dulu di rute yang paling pendek, gimana evaluasinya. Apakah sering macet, sering mogok,” tandasnya.

(Baca juga: )

Penulis: Kontributor Bandung, Putra Prima Perdana

Editor: Caroline Damanik

Copyright Kompas.com

(red/uhammad/irmansyah/MF)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!