Dua Kali Koma, Renita Sukardi Minta Salat Sebelum Ajal Menjemput

redaksi.co.id - Dua Kali Koma, Renita Sukardi Minta Salat Sebelum Ajal Menjemput Kabar duka datang dari dunia hiburan Indonesia, artis Renita Sukardi berpulang ke rahmatullah saat...

33 0

redaksi.co.id – Dua Kali Koma, Renita Sukardi Minta Salat Sebelum Ajal Menjemput

Kabar duka datang dari dunia hiburan Indonesia, artis Renita Sukardi berpulang ke rahmatullah saat usia menginjak 40 tahun.

Iren -sapaan Renita- meninggal dunia pada Senin (10/4/2017), sekitar pukul 08.19 WIB akibat penyakit kanker payudara yang dideritanya selama tiga tahun terakhir.

Hilmi, suami Iren menyebut, sang istri mengalami dua kali tak sadarkan diri sebelum meninggal dunia.

Iren sempat tidak sadarkan diri pada Minggu (9/4/2017) malam. Tidak berapa lama, Iren pun sadar dan meminta untuk menunaikan ibadah salat.

“Dia mau salat. Dia mau salat terakhir, tapi tidak kesampaian,” ujar Hilmi saat ditemui di rumah duka yang berada di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Senin (10/4/2017).

Menurutnya, keinginan Iren tidak terlaksana lantaran gips yang dikenakannya terkena najis.

Meski terkena najis dari air kencing, Iren tetap memaksa Hilmi untuk menunaikan salat.

“Dia bilang, ‘Yah, aku mau salat, aku mau salat.’ Aku bilang, ‘Jangan, kamu itu ada najisnya. Mending kamu zikir aja daripada kamu salat tapi nggak diterima. Kalau zikir, meskipun kamu najis, tetap akan diterima.’ Cuma, dia pengin banget salat,” ungkapnya.

“Aku bilang, ‘Ntar, deh, aku buka dulu yang semacam gipsnya itu, aku bersihin dulu, terus kamu salat.’ Nah, aku baru mau lakukan itu, tapi dia udah kolaps lagi,” tambah Hilmi.

Hilmi menyebut, sang istri kembali sadar setelah tim dokter memberikan rangsangan alat kejut.

Sekitar pukul lima pagi, Iren pun sadar kembali.

“Pukul lima subuh, hilang lagi. Kasih alat kejut, ada (sadar) lagi,” paparnya seraya menyebut Renita sempat meminta makanan kepada Hilmi saat sadar.

“Permintaan terakhir dia (Renita) tadi pagi, sekitar pukul 6.30 WIB, dia bilang, ‘Ayah, aku lapar.’ Nah, nggak lama, kok, nggak sampai semenit saya keluar, kasih tahu suster, ‘Sus, pasien minta makan, ya,’ pas masuk, dia tidak sadar lagi, koma,” ucap Hilmi.

Ketegaran Suami dan Cerianya sang Putra

Suasana pemakaman jenazah Renita Sukardi di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2017). Renita Sukardi menghembuskan nafas terakhir di usianya yang ke 37 tahun. Renita meninggal karena penyakit kanker payudara yang diidapnya sejak tahun 2014. Sebelumnya, Renita sempat dinyatakan sembuh, namun ternyata penyakitnya memburuk sejak tahun 2016 lalu. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Renita meninggal dunia pada pukul 08.19 WIB. Jasad Renita dimakamkan di TPU Kampung Pulo, Jakarta Selatan.

Saat berada di pemakaman, Hilmi tampak tegar mengikuti prosesi pemakaman sang istri.

Saat jenazah Renita Sukardi dibaringkan di tempat peristirahatan terakhirnya, Hilmi tampak tenang dan piawai menyembunyikan dukanya dalam-dalam.

Demikian pula seterusnya hingga tiba gilirannya makam Renita Sukardi ditaburi bunga. Hilmi tak sekalipun menangis atau matanya tampak berkaca-kaca.

Ia hanya tampak berkali-kali mengusap peluh di kepala tatkala matahari terlalu terik menyinari.

Bahkan, Hilmi tampak beberapa kali mengusap-usap punggung kerabat demi menghibur mereka yang tak mampu menahan tumpahan air mata.

Hilmi juga tak pernah tak bersedia meladeni para kerabat yang mengajaknya berbincang usai prosesi pemakaman berlangsung.

Demikian pula dengan Al Mukhti, putra mendiang Renita Sukardi. Al Mukhti terlihat ceria saat ikut menaburkan bunga dan air mawar di atas makam Renita.

“Wuhuu… Lagi, lagi,” ucap Al Mukhti girang di sela kesibukannya menabur bunga.

Al Mukhti juga sempat mengantar jenazah ibunya hingga ke tempat peristirahatan terakhir.

Dengan ekspresi polos tanpa duka lantaran ketidaktahuannya selaku kanak-kanak, Al Mukhti mula-mula menghampiri jenazah Renita Sukardi setelah dipanggil para kerabatnya.

“Mau ngapain?” ucap Al Mukhti dengan ekspresi bingung.

Al Mukhti kemudian diserahkan pada Hilmi, sang ayah sekaligus suami Renita Sukardi, yang telah lebih dulu berada di liang lahat. Dalam dekapan Hilmi, Al Mukhti dibawa turun mendekati jenazah Renita Sukardi.

Saat itulah Al Mukhti memberikan penghormatan terakhirnya pada sang ibunda dalam wujud kecupan. Hingga kembali naik dari liang lahat, Al Mukhti tak menangis.

Renita Sukardi merupakan artis yang sudah membintangi sejumlah judul sinetron dan menjadi presenter.

Terakhir ia berakting di sinetron Tukang Ojek Pengkolan. Sebelum akhirnya berpulang, Renita Sukardi dua kali divonis mengidap kanker payudara.

Sebelumnya, wanita kelahiran Jakarta, 26 Juli ini sudah dinyatakan sembuh dari kanker serupa pada tahun 2014 lalu. Namun pada awal 2015, kanker yang dia idap naik ke stadium 3.

Untuk mencegah penyebaran sel kanker, pada April 2016, Renita Sukardi menjalani operasi pengangkatan payudara sebelah kanan.

Bahkan pasca-operasi, Renita masih sempat syuting acara kuis bareng istri Eko Patrio. Alih-alih sel kanker tersebut mati, malah menurut Renita kian menyebar ke organ tulang, hati, dan paru-parunya. (regina kunthi)

(red/udianto/R)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!