Mencicipi manisnya kemitraan kue terang bulan

redaksi.co.id - Mencicipi manisnya kemitraan kue terang bulan Terang bulan menjadi salah satu panganan yang disukai. Mirip martabak, kue ini lebih nagih saat disajikan dalam bentuk...

46 0

redaksi.co.id – Mencicipi manisnya kemitraan kue terang bulan

Terang bulan menjadi salah satu panganan yang disukai. Mirip martabak, kue ini lebih nagih saat disajikan dalam bentuk mini. Tak heran banyak pelaku usaha terang bulan yang mulai bermunculan.

Salah satunya adalah Eko Pramono di Surabaya. Eko telah merintis usaha terang bulan sejak tahun 2013. Berhasil mengembangkan usahanya, pada 2015 Eko mulai membuka peluang kemitraan.

Saat ini usaha terang bulan yang diberi nama Terang Bulan Mini Ping Ping tersebut telah memiliki 30 mitra di berbagai wilayah di Jawa Timur. Terang Bulan Mini Ping Ping menawarkan tiga paket kemitraan.

Pertama, paket senilai Rp 6,5 juta. Paket ini mencakup fasilitas bahan baku, peralatan penyajian terang bulan, serta media promosi. Kedua, paket dengan investasi Rp 9 juta. Selain bahan baku, perlengkapan masak, dan media promosi, paket ini juga dilengkapi booth.

Bahan baku awal yang akan didapatkan mitra adalah adonan untuk 200 porsi terang bulan mini. Selain itu, mitra juga mendapatkan training selama satu minggu. Lokasinya bisa di gerai pusat atau cabang terdekat dari lokasi mitra, tutur Eko.

Paket ketiga adalah kemitraan dengan sistem bagi hasil. Mitra hanya perlu menanamkan investasi sebesar Rp 9 juta. Eko bilang, pihaknya akan mengakomodir semua aktivitas gerai. Nantinya, laba yang diperoleh akan dibagi secara proporsional antara mitra dan gerai pusat.

Terang Bulan Mini Ping Ping menjual kue terang bulan mini dengan sembilan varian rasa. Antara lain cokelat, meses, keju, kacang, stroberi, blueberry, durian, vanilla dan abon. Satu terang bulan mini dijual dengan harga Rp 1.500-Rp 2.500.

Eko menargetkan penjualan 200 kue terang bulan mini per hari. Dengan harapan, mitra bisa balik modal dalam waktu 4 bulan. Laba bersih 100% untuk mitra, kami tidak memungut biaya royalti, tutur Eko.

Setiap bulannya mitra perlu mengeluarkan biaya operasional dan pembelian bahan baku adonan dari pusat. Mitra wajib memasok bahan baku dari pusat selama masih menggunakan merek Terang Bulan Mini Ping Ping. Eko bilang, tak ada masa kontrak kerja sama antara mitra dan gerai pusat.

Tahun ini, Eko ingin usahanya menyentuh provinsi lain di luar Jawa Timur. Kini ia tengah mengincar Bali dan Kalimantan sebagai target utama.

(red/udhi/wi/nggoro/YDA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!