Per Hari, 1.500 Kendaraan Melintasi Hutan TNBBS Mengganggu Satwa Liar

redaksi.co.id - Per Hari, 1.500 Kendaraan Melintasi Hutan TNBBS Mengganggu Satwa Liar Pelatihan survei populasi gajah dilakukan di Pusat Konservasi Lembah Hijau Kota Bandarlampung. Kontributor Lampung,...

65 0

redaksi.co.id – Per Hari, 1.500 Kendaraan Melintasi Hutan TNBBS Mengganggu Satwa Liar

Pelatihan survei populasi gajah dilakukan di Pusat Konservasi Lembah Hijau Kota Bandarlampung. Kontributor Lampung, Eni Muslihah

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com – Sekitar 1.500 kendaraan melintas di area Intensive Protection Zone (IPZ) di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) per hari yang dapat mengganggu satwa liar.

IPZ pada tahun 2014 ditetapkan sebagai zona aman bagi satwa liar dengan luasan 100.000 hektar.

Baca juga:

Project Manager Program WWF Lampung, Job Charles pada Rabu (12/4/2017) saat diwawancarai mengatakan, IPZ bertujuan untuk meningkatkan populasi dan distribusi badak.

“Adanya dua jalan lintas negara yang membelah hutan membahayakan satwa itu sendiri dan juga membahayakan manusia,” kata dia.

Berita Terkait:

Jalan Sangi Bengkunat memiliki panjang 11 kilometer dan badan jalan 8 meter, sedangkan jalan Liwa-Krui memiliki panjang 16,5 kilometer.

“Hasil kajian kami, ada banyak satwa yang mati karena tertabrak kendaraan yang melintas seperti monyet, ular, rusa dan lainnya,” ujar dia.

Dampak lain akibat adanya jalan tersebut adalah terjadi fragmentasi satwa, perambahan liar, permukiman warga dan sampah dari kendaraan.

“Dan, yang terpenting dapat membahayakan manusia itu sendiri, jalan raya sering dijadikan tempat perlintasan kelompok gajah,” tutur Job.

Baca juga:

Dia berharap pemerintah menerapkan green infrastructure pada jalan tersebut, salah satunya dengan menerapkan pelarangan melintas pada jam tertentu atau membangun jembatan layang agar satwa bebas bergerak di habitatnya.

Penulis: Kontributor Lampung, Eni Muslihah

Editor: Farid Assifa

Copyright Kompas.com

(red/urista/urnamasari/NP)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!