Video Rekaman United Airlines Ditonton 120 Juta Netizen

redaksi.co.id - Video Rekaman United Airlines Ditonton 120 Juta Netizen Video adegan paksa staf maskapai United Airlines terhadap seorang penumpang keturunan Cina-Amerika ditonton lebih dari 120...

24 0

redaksi.co.id – Video Rekaman United Airlines Ditonton 120 Juta Netizen

Video adegan paksa staf maskapai United Airlines terhadap seorang penumpang keturunan Cina-Amerika ditonton lebih dari 120 juta pengguna media sosial di Cina.Rekaman tersebut memicu kemarahan pengguna media sosial di seluruh wilayah Cina setelah mereka tahu staf penerbangan domestik United Airlines memaksa penumpang keturunan Cina turun dengan cara kasar. “Aksi tersebut tergolong diskriminasi rasial,” kata mereka seperti dikutip The Star.Seorang dokter berdarah Cina-Amerika ditarik keluar oleh petugas kepolisian dari tempat duduknya dan diseret keluar melalui lorong pesawat ketika dia akan terbang menuju Kentucky, Ahad, 9 April 2017.Insiden ini sempat terekam melalui telepon seluler selanjutnya tersebar di media sosial pada Ahad malam waktu setempat. Dalam rekaman gambar tersebut tampak penumpang berusia 69 tahun itu wajahnya berlumuran darah akibat aksi paksa petugas.Gambar yang diunggah ini, Selasa petang waktu setempat, 11 April 2017, viral yang disaksikan oleh 120 juta pengguna di Weibo, Twitter versi Cina, dengan hastag # UnitedForcesPassengerOffPlane. “Kasus ini menjadi topik terpopuler.”Di Wechat, media sosial populer di Cina, ada tulisan seputar masalah adegan paksa penumpang United Airlines menjadi headline. Di situ ditulis “Karena dia memilih United Airlines, dia dipukuli dan diseret keluar dari pesawat, wajahnya berlumuran darah.”Di antara pengguna Weibo yang mengunggah tulisannya adalah seorang komedian Cina-Amerika, Joe Wong, yang mendukung penumpang korban kekerasan tersebut.Dia menulis, “Banyak warga Cina merasa diperlakukan diskriminasi rasial tetapi tidak berani berbicara karena mereka takut kehilangan muka. Sebab media Barat dan masyarakat tak memberikan perhatian layak terhadap korban diskriminasi warga Asia secara serius.”Tahun lalu, maskapai penerbangan ini merayakan hari jadinya ke-30 dengan melakukan penerbangan ke Cina, tetapi insiden ini dapat berdampak pada kekecewaan penumpang asal Cina.THE STAR | CHOIRUL AMINUDDIN

(red/ngga/eksa/AR)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!