Ahmadinejad, Konservatif Penyokong Wanita dan Punya Akun Twitter

redaksi.co.id - Ahmadinejad, Konservatif Penyokong Wanita dan Punya Akun Twitter Mahmoud Ahmadinejad sepertinya gemar membuat kejutan. Kali ini bukan saja Barat yang dibuat berdebar, tapi juga...

36 0

redaksi.co.id – Ahmadinejad, Konservatif Penyokong Wanita dan Punya Akun Twitter

Mahmoud Ahmadinejad sepertinya gemar membuat kejutan. Kali ini bukan saja Barat yang dibuat berdebar, tapi juga rakyat Iran. Mantan Presiden Iran dua kali ini pada Rabu, 12 April 2017, mendaftarkan diri menjadi calon presiden pada pemilihan umum 19 Mei 2017.Konstitusi Iran memang membolehkan dia maju sebagai calon presiden, namun niatnya untuk bertarung dengan lawan politiknya sesungguhnya dilarang oleh Pemimpin Agung Iran, Ayatullah Ali Khamenei. Namun pelarangan tersebut diterabas.Putra seorang pandai besi kelahiran Garmsar, tak jauh dari Teheran, pada 1956 ini, di masa memimpin Iran menantang Amerika Serikat dan sekutu dekatnya Israel.”Iran bertekad mengembangkan program nuklir di bawah kepemimpinannya, kendati ditentang oleh Barat,” tulis BBC.

Kejutan lain dari Ahmadinejad adalah ia kini memiliki akun di media sosial Twiiter. Padahal di masa menjabat presiden, Ahmadinejad mengeluarkan perintah untuk melarang penggunaan sosial media di Iran.

Tweet pertama Ahmadinejad adalah sebuah video yang meminta orang mengikutinya melalui akun pribadinya @ Ahmadinejad1956 pada Minggu, 5 Maret 2017.”Dengan nama Allah, salam sejahtera buat seluruh manusia di dunia yang mencintai kebebasan,” tulisnya dalam bahasa Inggris seperti yang dilansir Guardian pada 5 Maret 2017.Pria yang menggondol gelar Ph.D di bidang lalu lintas dan transportasi dari Universitas Science dan Teknologi Teheran ini juga seorang dosen.Sebelum menjadi presiden, Ahmadinejad adalah wali kota Teheran pada 2003. Ketika itu, dia sama sekali tidak dikenal publik. Bahkan menjalankan roda pemerintahannya dengan mengurangi kebebasan sosial. Hal itu bertentangan dengan wali kota sebelumnya dari kaum moderat.Namanya mulai melejit saat meraih kekuasaan dan memenangkan pemilihan umum pada 2005. Kemenangan ini mengejutkan masyaratkat internasional yang sebelumnya menjagokan petahana Presiden Ali Akbar Hashemi Rafsanjani.Ahmadinejad dikenal pula beraliran garis keras. Pada masa revolusi Iran, dia terlibat dalam penyanderaan 52 warga negara Amerika Serikat di kedutaan besar Teheran selama beberapa bulan.Di situs pribadinya di menulis, “Saya bergabung sebagai relawan di Pengawal Revolusi setelah revolusi.” Menurut laporan BBC , Ahmadinejad juga pernah terlibat dalam operasi rahasia selama perang Irak-Iran pada 1980-1988. Penggemar sepak bola ini saat maju menjadi calon presiden Iran pada 2005 dilaporkan menghabiskan banyak uang untuk kebutuhan kampanye.Namun hal itu tidak menjadi halangan karena dia didukung oleh kekuatan konservatif yang menggunakan jaringan mereka di masjid guna memobilisasi pendukungnya.Selain itu, Ahmadinejad disokong oleh kaum muda Iran, generasi kedua revolusi yang dikenal dengan sebutan Abadgaran atau Pengembang yang memiliki posisi kuat di parlemen atau Majelis.Ahmadinejad pernah membuat penentangnya di PBB gusar ketika dia berpidato mengenai isu nuklir dan menolak membatalkan keputusan Teheran tentang program pengayaan uranium.Dia mengatakan, negaranya memiliki hak mengembangkan energi nuklir untuk kepentingan sipil dan program peluru kendali. Saat Dewan Keamanan PBB memutuskan menjatuhkan sanksi terhadap Iran pada 2010, dia mengatakan, “Seharusnya mereka dilemparkan ke dalam bak sampah seperti sebuah sapu tangan bekas.”Selain Barat, Israel juga dibuat geram oleh Ahmadinejad terutama soal holocaust. Menurutnya pembunuhan massal terhadap kaum Yahudi atau dikenal dengan holocaust adalah sebuah mitos, tidak pernah tejadi.Di masa memimpin Iran, Ahmadinejad kerap berbicara mengenai wanita yang dianggapnya sebagai jantung rakyat Iran. Dia memberdayakan peran wanita di masyarakat, termasuk memberikan asuransi bagi ibu rumah tangga. Bahkan memberikan sebagian keuntungan minyak Iran kepada kelurga miskin.Ahmadinejad juga dikenal memiliki reputasi hidup sederhana dan berkampanye menentang korupsi.BBC | CHOIRUL AMINUDDIN

(red/urista/urnamasari/NP)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!