Karena Tersangkut Kasus Lahan TPU, Para Tersangka Sudah Jarang Ngantor

BEKASI Redaksi.co.id - Camat Bantargebang, Nurtani yang menjadi tersangka dalam kasus penyelewengan aset Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, yakni lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sumurbatu menjadi perumahan Bekasi...

31 0

BEKASI Redaksi.co.id – Camat Bantargebang, Nurtani yang menjadi tersangka dalam kasus penyelewengan aset Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, yakni lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sumurbatu menjadi perumahan Bekasi Timur Regency (BTR), kini jarang ngantor. Terutama sejak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi menetapkannya sebagai tersangka.

Nurtani yang merupakan abang sepupu Walikota Bekasi, Rahmat Effendi dan bersama dua tersangka lainnya, yakni Gatot Suteja (GS) dan Sumiati (S), yang ditetapkan Kejari Kota Bekasi sebagai tersangka juga jarang masuk ke kantor menjalankan kewajiban sebagai pegawai.

Endra Lesmana, Sekretaris Camat Bantargebang mengakui, semenjak Nurtani dan Sumiati, Kasi Ekbang Bantargebang ditetapkan sebagai tersangka, masih pernah ke kantor, namun tidak seperti hari biasanya, lantaran kedua pejabat itu harus menyelesaikan persoalan hukum yang sedang mereka hadapi.

Memang pelayanan jadi terganggu, seperti pengurusan domisili usaha yang harus di tanda tangani pak camat, agak sedikit terhambat. Tapi sebagian masyarakat memakluminya, dengan cara meningkatkan pelayanan, kata Endra Lesmana kepada Redaksi.co.id, Rabu (20/05/2015).

Tersangka lainnya, Gatot Suteja juga sudah jarang masuk kantor, hal ini juga diungkapkan Yunan Albaehaqi, Kepala Bidang Perpustakaan Kota Bekasi.

Terkadang dia masih datang pada saat apel, dan memang dia tidak seperti biasanya, bahkan saat siang hari sering izin. Kami memakluminya, karena yang bersangkutan tersangkut persoalan hukum, tutur Yunan. (Agus S)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!