Tim Sus Kejari Rembang Geledah Ruangan Kabid Cipta Karya

318

REMBANG Redaksi.co.id – Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang melakukan penggeledahan di dua ruangan pejabat Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Rembang, di Jl Soderman Rabu (20/5) sore.

Penggeledahan sore itu dilakukan terkait dengan kasus dugaan korupsi proyek di lingkup DPU yang ditangani aparat kejaksaan.

Penggeledahan dimulai sekitar pukul 14.45, terdiri dari enam orang orang penyidik dan dua staf kejaksaan. Kali pertama Menyambangi Kantor Cipta Karya DPU Rembang yang tepat berada disebelah barat Kantor Kejaksaan.

Tim yang dipimpin langsung oleh Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari, Eko Yurstiyanto memeriksa berkas arsip surat perintah kerja di ruang kerja Kabid Cipta Karya Chaeron.

Sesuai pantauan kemarin, penyidik sempat tertahan beberapa saat lantaran menunggu kunci ruangan Chaeron yang terkunci rapat setelah Chaeroan yang juga Pejabat Pembuat Komitmen Proyek (PPK) di tahan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah karena diduga melakukan tindak pidana korupsi proyek penyehatan lingkungan permukiman di enam titik di Kabupaten Rembang dengan total nilai proyek di enam titik itu Rp1,2 miliar dengan kerugian negara mencapai Rp301 juta.

Saat tim satuan khusus kejaksaan datang melakukan penggeledahan. Kondisi kantor juga terlihat sepi, hanya ada sekitar lima orang pegawai.

Tim pun sempat kesulitan melakukan pencarian dokumen proyek yang menyangkut kasus Chaeron lantaran di dalam ruangan ada ratusan dokumen bertumpuk. Tim kejaksaan baru mendapat dokumen yang dibutuhkan dari seorang staf Cipta Karya. Tim pun langsung memeriksa satu bendel berkas tersebut yang ternyata telah disiapkan.

Setelah kurang lebih hampir satu jam melakukan pemeriksaan berkas di ruang Cipta Karya, tim pun bergeser ke ruangan Kepala Bidang Sumber Daya Mineral, Sinrman yang ruangnya masih satu kompleks dengan kantor Cipta Karya. Sinarman yang PPK kini juga sudah di tahan oleh Kejati Jawa Tengah atas dugaan korupsi sejumlah proyek di Kecamatan Kaliori dan Sumber.

Pimpinan tim dari Kejaksaan Negeri Rembang, Eko Yuristiyanto menyebutkan, penggeledahan di dua ruangan pejabat DPU Rembang yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati Jawa Tengah itu. untuk melengkapi alat bukti yang masih kurang.

Dokumen-dokumen proyek yang asli ini penting, sebab dokumen yang kita terima kebanyakan foto copy. (Penggeledahan) ini kami lakukan juga karena terpaksa sebab tersangka tak kooperatif, katanya.

Eko menyebutkan, dokumen-dokumen yang telah diamankan diantarnya selain dokumen proyek juga nota pencairan dana.

Sebenarnya penggeledahan juga kami agendakan di ruang bendahara PU. Tapi alhamdulillah ternyata datanya sudah kita dapatkan semua di sini, terangnya, sembari menyebutkan ada belasan berkas yang telah diamankan dari dua ruangan pejabat PU rembang tersebut, akan segera di serahkan pada tim untuk dipelajari. (K Widianto)

loading...

Comments

comments!