Polresta Bekasi Temukan Ribuan Obat Kedaluwarsa

BEKASI Redaksi.co.id – Polres Bekasi Kota melakukan penggerebekan terkait peredaran obat-obat kedaluwarsa di Perumnas 2, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan. Saat penggerebekan, polisi menemukan ribuan macam merek obat...

18 0

BEKASI Redaksi.co.id – Polres Bekasi Kota melakukan penggerebekan terkait peredaran obat-obat kedaluwarsa di Perumnas 2, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan. Saat penggerebekan, polisi menemukan ribuan macam merek obat yang tidak memiliki tanggal kedaluwarsa.

Wakil Polresta Bekasi Kota AKBP Asep Edi Suheri mengatakan, setelah diselidiki, obat-obatan yang ditemukan dalam penggerebekan ini sudah kedaluwarsa 3 tahun lalu.

“Setelah diselidiki lebih dalam, menyatakan kalau barang tersebut sudah expired sejak 3 tahun lalu,” kata Asep di Polresta Bekasi Kota, Jl Pramuka, Bekasi Selatan, Rabu (20/05/2015).

Dia menambahkan pengungkapan ini berkat laporan masyarakat yang curiga terhadap seseorang yang membeli obat dalam jumlah besar dan kemudian disimpan di gudang.

Adapun lokasi lengkap penggerebekan ini adalah Perumnas 2, Jl Siptu II, Nomor 87, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Dalam penggerebekan ini, polisi juga mengamankan 1 tersangka berinisial HFM (57).

“Setelah ditelusuri dia memiliki toko obat yang sudah tutup sejak 3 tahun lalu. Dan, tempat itu yang kita gerebek, di mana dia menyimpan dan berencana mengedarkan obat-obat tersebut,” tuturnya.

Pihak kepolisian menduga tersangka HFM akan melakukan penjualan obat-obat kedaluwarsa tersebut. Ia menegaskan jika terbukti akan menjual barang-barang tersebut, maka ancaman pidana hingga 15 tahun bisa dikenakan.

“Jika terbukti akan memperjual belikan barang atau obat kedaluwarsa maka dapat dijatuhi pasal 196 dan 197 Undang-Undang 36 tahun 2009, dengan ancaman 10 tahun dan 15 tahun penjara,” katanya.

Terkait kemungkinan tersangka terlibat dengan jaringan peredaran obat kedaluwarsa, ia mengatakan polisi masih dalam pengembangan.

Tapi, dari pengakuan tersangka, obat-obat kedaluwarsa itu diperoleh dari sales obat.

“Dari pengakuannya, dia beli dari sales obat. Beli yang sudah expired, pekerjaan pelaku toko obat, di proyek Bekasi Selatan,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan ke depannya, barang-barang seperti obat yang sudah kedaluwarsa dalam jumlah besar harus dimusnahkan. (Agus S)

Data-data obat kedaluwarsa yang diamankan Polresta Bekasi Kota

1. Obat batuk cair merek cough : 240 botol
2. Obat batuk cair merek Dyphen Hidamine : 420 botol
3. Obat syirup antibiotik merek Primadek : 900 botol
4. Obat kolestrol merek Gempibrozil 300 mg : 20 strip
5. Obat Alergi merek CTM : 19 botol plastik @ 1000 butir
6. Obat darah tinggi merek Catropil 25 mg : 540 bok @ 20 strip
7. Obat radang merek diclofal 50 mg : 540 bok @ 20 strip
8. Obat diabetes merek Glibenklamide : 135 bok @ 20 strip
9. Vitamin merek Vitaneuron : 250 bok @ 20 strip
10. Vitamin merek Vitarma : 64 bok @ 20 strip.

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!