Ruko Bubur Ayam & Nasi Uduk Milik Pelapor Beras Plastik Tutup

198

BEKASI Redaksi.co.id – Ruko tempat berjualan sarapan nasi uduk dan bubur ayam milik pelapor beras plastik, Dewi Septiani (29), di Bekasi, sudah tutup selama seminggu. Penutupan sejak dilaporkan adanya beras plastik di Pasar Tanah Merah, Mutiara Gading Timur, Kota Bekasi.

Tutup karena langganan untuk beli beras belum dapat. Selain itu, Psikologi saya jika bertemu orang pasar ada persaaan gimana gitu, gak enak, kata Dewi, Rabu (27/05/2015).

Dewi mengatakan, ruko tersebut milik suaminya, Sudarwanto (43). Menurutnya, ruko berukuran 3×4 tersebut dibeli dengan harga Rp. 373juta. Suaminya itu membeli ruko karena dapat bonus dari kantor tempat suaminya bekerja sebagai sales mobil. Sedangkan rumah tinggal Dewi di Perumahan Mutiara Gading dan masih dalam angsuran kredit 13 tahun lagi.

Dewi Septiani adalah seorang ibu rumah tangga. Ia mengaku dalam menjual nasi uduk dan bubur ayam adalah untuk kebutuhan sehari-hari adiknya, Putri Novaliani (27) yang kini sudah menjanda karena suaminya meninggal.

Selama ini, Putri membantu Dewi dalam memasak nasi uduk dan bubur ayam. Putri menempati ruko tersebut bersama anaknya, Soni Pratama yang masih berumur 1 tahun 4 bulan.

Saya dagang tidak banyak, yang penting saya bisa cukupin kebutuhan adik saya saja, agar adik saya bisa memegang duit sehingga bisa beli susu untuk anaknya, kata Dewi.

Dewi adalah seorang muslimah yang keturunan Cina-Bogor. Bapaknya asli cina dan ibunya dari Bogor. Dewi mengatakan kalau jualan hanya sebentar.

Hanya sampai pukul 9 atau pukul 10 pagi sudah pulang, jelasnya.

Terkait dengan toko milik Sembiring, yakni toko langganan Dewi belanja beras juga tutup. Karena di duga toko tersebut menjual beras plastik. Dewi berharap toko itu untuk dibuka lagi karena menurutnya dirinya dan Sembiring hanyalah korban.

Harapannya toko pak Sembiring dibuka lagi lah, saya yakin beiau tidak salah,” pungkas Dewi. (Agus S).

loading...

Comments

comments!