Dua Bocah Tersambar KA di Tambun Saat Asyik Main ‘Hape’

BEKASI Redaksi.co.id Polsek Tambun, Bekasi membenarkan peristiwa kecelakaan kereta api (KA) yang menewaskan seorang bocah sekolah dasar (SD). Sementara satu orang temannya, menderita luka berat akibat...

32 0

BEKASI Redaksi.co.id Polsek Tambun, Bekasi membenarkan peristiwa kecelakaan kereta api (KA) yang menewaskan seorang bocah sekolah dasar (SD). Sementara satu orang temannya, menderita luka berat akibat tersambar KA di wilayah Kampung Stadion, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Menurut keterangan Kapolsek Tambun, Kompol Ali Zusron, dua bocah SD tersebut tersambar KA Ekspres jurusan Jakarta-Malang.

“Ada dua anak yang tersambar pada Rabu (27/05) sekitar pukul 20.00 WIB. Seorang di antaranya meninggal di tempat,” ujar Ali Zusron saat dihubungi, Kamis (28/05/2015).

Diketahui, korban tewas bernama Raihan (13), sedangkan yang menderita luka-luka bernama Romli (13).

Menurut Kompol Ali Zusron, kejadian berawal saat, kedua bocah malang tersebut tengah bermain handphone sambil duduk di atas rel KA, bukan di perlintasan sebidang.

Saat KA melintas dari arah Timur, mereka menyadari kedatangan KA Ekspres tersebut. Selanjutnya, mereka pindah ke jalur KA sebelahnya untuk menghindari KA. Namun saat yang bersamaan KA dari arah Barat, muncul.

Seketika, mereka panik dengan kedatangan dua kereta tersebut sehingga kedua bocah tersebut tidak dapat menghindari KA.

“Entah dari mana mereka bisa masuk ke jalur kereta itu, dan bermain hingga malam hari,” imbuhnya.

Kapolsek menjelaskan, keduanya panik saat kereta melintas bersamaan. Raihan tertabrak lokomotif dan tewas di tempat sedangkan Romli terserempet dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi.

Informasi yang diperoleh, korban tewas bernama Raihan adalah tinggal di Kampung Pekopen RT 02/RW 06 Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Pihak keluarga telah memakamkan korban.

Sedangkan Romli juga tinggal di Kampung Pekopen RT 04/RW 05, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan. Saat ini masih mendapat penanganan intensif dari pihak RSUD Kabupaten Bekasi.

Kasus ini masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Tambun dan Polresta Kabupaten Bekasi karena tempat kejadian perkara (TKP) bukan berada di perlintasan sebidang. (Usman/Agus)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!