Daya Serap Anggaran Kota Bekasi di Triwulan Kedua Ancur

BEKASI Redaksi.co.id Penyerapan anggaran triwulan kedua hingga dibawah 17 persen tepatnya masih diangka 16,67 persen per 28 mei 2015 pukul 06.30 WIB.Dari total pagu anggaran seluruh...

11 0

BEKASI Redaksi.co.id Penyerapan anggaran triwulan kedua hingga dibawah 17 persen tepatnya masih diangka 16,67 persen per 28 mei 2015 pukul 06.30 WIB.Dari total pagu anggaran seluruh SKPD dan kecamatan sebanyak Rp. 4.188.855.800.274,00 baru terserap senilai Rp. 698.172.099.813,00 dan masih selisih angaran sebanyak Rp. 3.490.683.700.461,00.

Hal itu diungkapkan, wakil walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu sebagai evaluasi daya
serap anggaran, Senin (01/06/2015).

Menurutnya, dari 10 SKPD terburuk penyerapannya baik belanja langsung dan tak langsung adalah:
Pertama, Dinas Binamarga dan Tata Air hanya Rp 13.952.172.056,00 atau 2,10 persen.

Di posisi kedua terbawah adalah Kantor pemeberdayaan Masyarakat Rp. 1.195.457.283,00 atau 4,60 persen.

Di posisi ketiga terjeblok Dinas Bangunan Dan pemukiman Rp. 42.070.652.577,00 atau 8,46 persen.

Posisi ke empat terbawah adalah Sekertariat Daerah Rp 23.544.011.021,00 atau 9,72 persen.

Posisi ke lima adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Rp. 284.997.000,00 atau 10,37 persen.

Kemudian ke enam Badan pengelola keuangan dan aset daerah Rp. 25.361.676.768,00 atau 10,53 persen.

Posisi ke tujuh terbawah adalah Badan Pengelola Lingkungan Hidup Rp. 2.579.371.989,00 atau 14,66 persen.

Posisi ke 8 Kantor Pemadam Kebakaran Rp. 704.653.926,00 atau 14,67 persen.

Dan posisi ke 9 ditempati Sekretariat DPRD Rp 5.912.287.745,00 atau 16,29 persen.

Dan posisi 10 SKPD realiasi belanja langsung dan Tak langsung ditempati Badan Perpustakaan dan Arsip daerah sebanyak Rp. 2.032.740.411,00 atau 16 ,37 persen.

Dijelaskan, SKPD terbaik dalam penterapan anggaran hingga Akhir Triwulan kedua adalah BP3AKB, DP3JU, Ispektorat Kota, Kecamatan Jatisampurna, Kecamatan Bekasi Selatan, Kecamatan Mustika Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kecamatan Pondok Melati, Kecamatan Bantar Gebang dan Satpol PP.

“Penyerapan anggaran masih di bawah 30 persen di triwulan kedua.” kata Wakil Walikota.

Yang masih sedikit penyerapanya menurutnya harus dilakukan evaluasi, sekarang data dari DPKAD baru dibawah 30 persen, Sekda harus bisa melakukan Evaluasi. (Agus)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!