Badan Legislasi DPRD Kota Bekasi: Tarif IMB Kota Bekasi Bakal Naik 2 Kali Lipat

BEKASI Redaksi.co.id Tarif izin Mendirikan Bangunan di Kota Bekasi, Jawa Barat, bakal naik. DPRD Kota Bekasi sedang merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang perizinan tersebut.“Revisi itu,...

45 0

BEKASI Redaksi.co.id Tarif izin Mendirikan Bangunan di Kota Bekasi, Jawa Barat, bakal naik. DPRD Kota Bekasi sedang merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang perizinan tersebut.

“Revisi itu, salah satunya, kenaikan tarif,” kata Ketua Badan Legislasi DPRD Kota Bekasi Abdul Muin Hafied, Rabu (03/06/2015).

Abdul Muin Hafied mengatakan, dalam Perda Nomor 15 Tahun 2012 tentang IMB disebutkan, tarif izin mendirikan bangunan sebesar Rp. 10 ribu per meter. Sesuai rencana, tarif itu bakal naik hingga Rp. 25 ribu permeter.

Meski demikian, badan legislasi tak akan buru-buru memutuskan kenaikan tersebut. Mereka akan melakukan dengar pendapat lebih dahulu dengan pihak yang berkompeten, seperti pengembang.

Abdul Muin Hafied menjelaskan, tarif tersebut dinaikkan agar pendapatan pemerintah dari sektor itu bisa bertambah lagi.

Sementara, Abdul Muin Hafied menyebutkan bahwa pada tahun lalu pendapatan dari IMB mencapai Rp. 60 miliar.

“Jika naik, pendapatan akan lebih banyak lagi,” katanya.

Menurut Abdul Muin Hafied, kenaikan tarif IMB tersebut tak akan menimbulkan gejolak di masyarakat, tapi malah membantu menaikkan harga rumah atau bangunan lain, sebab kenaikan IMB bisa mempengaruhi nilai jual objek pajak.

“Ngurus IMB hanya sekali, pasti masyarakat setuju,” ujarnya.

“Dibuat jaminan ke bank juga lebih gampang.” Abdul Muin Hafied menambahkan.

Selain adanya perubahan tarif, Perda baru nantinya juga akan mengatur soal pemutihan IMB.
Dan Abdul Muin Hafied juga menambahkan, Barang siapa yang ingin melakukan perubahan bangunan, nantinya tidak lagi dikenakan tarif IMB perubahan selama mengikuti syarat yang berlaku.

Misalnya, kalau renovasi rumah, IMB akan di gratiskan alias diputihkan,” pungkasnya.

Namun, syaratnya perubahan itu tidak sampai 60 persen dari bentuk semula. Tapi, kalau di atas 60 persen otomatis dikenakan tarif sesuai dengan Perda. (Agus)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!