Awas! Jalur Mudik di Kota Bekasi Belum Diperbaiki

BEKASI Redaksi.co.id Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, mencatat satu titik jalur mudik di wilayah setempat yang masih mengalami kerusakan parah. Titik itu berada di Jalan Raya...

41 0

BEKASI Redaksi.co.id Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, mencatat satu titik jalur mudik di wilayah setempat yang masih mengalami kerusakan parah. Titik itu berada di Jalan Raya Siliwangi yang menghubungkan antara Kota Bekasi dengan Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan perbaikan jalan tersebut merupakan kewenangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kami sudah kirim surat, tapi belum ada jawaban,” kata Tri Adhianto, Rabu, (03/06/2015).

Tri menyebut kerusakan paling parah berada di sekitar Bantergebang hingga ke perbatasan Cileungsi, Bogor. Pemerintah Jawa Barat, kata dia, telah menyiapkan dana sebesar Rp. 2,5 miliar.

Lantaran dana terbatas, perbaikan akan diprioritaskan di titik yang mengalami kerusakan parah.

“Titiknya yang mana ini kami belum tahu,” kata dia.

Dia mengatakan arus lalu lintas kendaraan roda dua pada musim mudik di Jalan Siliwangi tak seramai dua jalur mudik lain, yaitu Jalan KH Noer Alie dan Sultan Agung. Sebab, Jalan Siliwangi hanya dilalui pemudik asal Bogor, sedangkan dua jalur lain dilalui pemudik asal Jakarta, Depok, dan Tangerang.

Tri mengatakan kecuali Jalan Siliwangi, jalur mudik di Kota Bekasi siap dilalui kendaraan. Di antaranya, Jalan KH Noer Alie, Sultan Agung, Ahmad Yani, Hasibuan, Cut Mutia, Juanda, dan Chairil Anwar.

“Seluruh jalan arteri tidak ada kendala,” kata dia.

Meski demikian, Tri mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah menyiapkan anggaran sebesar Rp. 28 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2015.

Diperkirakan perbaikan dengan cara betonisasi bakal dilakukan seusai Lebaran.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Supandi Budiman mengatakan jalur mudik mengalami penyempitan di Jalan KH Noer Alie, Sumber Artha. Sebab, di titik itu terdapat proyek pembangunan tiang pancang Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).

“Kami akan memasang rambu lalu lintas untuk menghindari kecelakaan,” kata Supandi.

Supandi mengatakan, pihaknya juga akan memasang rambu portabel di jalur mudik. Ia menyebut jalur mudik di Bekasi menuju jalur Pantai Utara, antara lain Sultan Agung-Sudirman-Juanda-Diponegoro, Sultan Agung-Sudirman-Ahmad Yani-Hasibuan-Chairil Anwar-Kalimalang, KH Noer Alie-Hasibuan-Chairil Anwar-Kalimalang.

“Kalau roda empat, mayoritas lewat jalan Tol Jakarta-Cikampek,” kata Supandi.

Diprediksi puncak mudik kali ini pada H-3 Lebaran. Berdasarkan pantauan Redaksi.co.id pada musim mudik tahun lalu, jumlah kendaraan roda dua yang melintas di Bekasi mencapai lebih dari 250 ribu kendaraan dengan rata-rata tujuan Jawa Barat, Yogjakarta, dan Jawa Tengah. (Agus)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!