Kejati Jateng Tahan Kabid Jalan Jembatan DPU Rembang

SEMARANG Redaksi.co.id - Setelah diperiksa selama hampir lima jam oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, akhirnya Kepala Bidang Jalan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Kab Rembang Raharjo yang...

40 0

SEMARANG Redaksi.co.id – Setelah diperiksa selama hampir lima jam oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, akhirnya Kepala Bidang Jalan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Kab Rembang Raharjo yang telah ditetapkan tersangka sejak tanggal 20 Maret lalu, hari ini (Kamis, 4 Juni 2015) ditahan di Kedungpane, Semarang.

Tersangka ditahan atas dugaan kasus korupsi pada proyek pemeliharaan jalan Sulang-Sumber-Kaliori tahun 2014, dengan kerugian negara sekitar Rp 900 juta.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasie Penkum) Kejati Jateng, Eko Suwarni saat dihubungi Redaksi.co.id .com mengatakan. Penahanannya dilakukan penyidik atas sejumlah pertimbangan, serta untuk memperlancar proses penyidikan.

Yang bersangkutan diperiksa penyidik mulai pukul 09.00 hingga pukul 13.00, kemudian langsung ditahan di Kedungpane, terangnya.

Eko Suwarni menjelaskan , penyidikan kasus tersebut dilakukan atas laporan masyarakat awal 2015 lalu.

Pelaksanaan proyek pemeliharaan jalan itu menggunakan pagu anggaran Rp 7.256.000.000 yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD Rembang 2014. Sebagai pemenang lelang adalah H Abdullah Noor ST, selaku Direktur PT Permai Jaya (yang sudah ditahan sejak 11 Mei lalu), terangnya.

Tersangka Raharjo, kata Eko, bertindak selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom). Nilai kontrak atas pekerjaan hampir Rp 7 Miliar .

Dari pemeriksaan ahli Universitas Semarang dan penyidik diketahui, kualitas pekerjaan, material tidak sesuai kontrak. Terdapat pula selisih dalam volume pekerjaan yang tak sesuai, serta beberapa item pekerjaan pada kontrak tidak dikerjakan. “Atas penyidikannya, penyidik telah memeriksa 14 orang saksi dan menyita sejumlah barang bukti,terangnya. (Hasan)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!