Melakukan Pelanggaran, Kalapas Bulak Kapal Bekasi Dilaporkan

356

BEKASI Redaksi.co.id Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Bulak Kapal BekasiTimur dinilai telah melakukan pelanggaran karena memberikan perlakuan istimewa terhadap salah satu tahanannya bernama Andy Iswanto Salim.

Andy Isawanto Salim yang telah divonis bersalah oleh putusan Mahkamah Agung (MA) pada tingkat kasasi dengan register perkara nomor 714 K Pid/2013, tanggal 10 September 2014 karena terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan pidana penggelapan dengan pidana penjara 1 tahun.

“Anehnya, meski vonis hukuman sudah turun, Andy masih berkeliaran bebas kemana-mana tanpa pengawalan lapas. Harusnya dia berada diterali besi lapas bulak kapal,” ujar kuasa hukum Ersih Lukminta, Marianto Samosir dalam keterangan persnya, Kamis (04/06/2015).

Ersih merupakan pihak yang melaporkan Andy Isawanto Salim atas kasus penggelapan sertifikat rumah dan toko.

Marianto mengatakan, berdasarkan putusan MA tersebut, Kejaksaan Negeri Bekasi telah melakukan eksekusi terhadap Andy dan ditempatkan di Lapas Bulak Kapal Bekasi Timur.

Menurutnya, pihak Lapas telah melanggar undang-undang yang berlaku dengan membiarkan Andy berkeliaran bebas.

Dengan tindakan tersebut, pihak pelapor merasa dirugikan karena Andy mendapatkan perlakuan khusus.

“Dalam hal ini kami mohon agar Bapak Menteri Hukum dan HAM merekomendasikkan kepada Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk tidak memberikan perlakuan khusus kepada terpidana,” jelas dia.

Marianto juga meminta kepada Kemenkumham untuk memberikan sanksi tegas kepada pihak Lapas yang membiarkan tahanannya berkeliaran bebas. (Agus)

loading...

Comments

comments!