260 Bangunan Liar di Kota Harapan Indah Bekasi, Dibongkar Pertugas Gabungan

BEKASI Redaksi.co.id - Petugas gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi membongkar Sekitar 260 bangunan liar (bangli) yang berdiri di bantaran aliran irigasi sekitar Ruko Sentra Niaga Boulevard Hijau...

18 0

BEKASI Redaksi.co.id – Petugas gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi membongkar Sekitar 260 bangunan liar (bangli) yang berdiri di bantaran aliran irigasi sekitar Ruko Sentra Niaga Boulevard Hijau Blok A, Kota Harapan Indah, Medansatria, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (09/06/2015).

Bangunan liar (Bangli) yang berdiri di sepanjang aliran irigasi milik Perusahan Jasa Tirta (PJT) ini memanjang hingga mencapai 1 kilometer.

“Kita lakukan pembongkaran terhadap 260 bangunan liar karena berdiri di lahan PJT. Kita ingin melakukan penataan kota,” kata Kepala Bidang Pengawasan Lahan dan Bangunan Dinas Tata Kota (Distako) Kota Bekasi, Nurdin Manurung.

Dia mengatakan, personel gabungan yang terdiri dari petugas Distako, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polresta Bekasi Kota dan TNI, mengerahkan sekitar 1.200 personel, dua alat berat backhoe, serta armada pemadam kebakaran.

Hingga pukul 12.00 WIB, ratusan bangli yang bangunannya terbuat tembok semen tersebut, telah diratakan oleh alat berat. Pemkot Bekasi hanya menyisakan dua bangunan di lokasi tersebut yang sengaja ditunda pembongkarannya.

Dua banguan itu adalah musala dan markas ormas Forum Bekasi Rempug (FBR). Ormas FBR awalnya menolak penggusuran bangunan di lokasi, namun dengan pendekatan persuasif personel gabungan dapat mengatasi penolakan warga ini. Pemkot Bekasi memberi batas waktu hingga hari ini agar dilakukan pembongkaran sendiri.

Sementara itu, Friska (36), tukang tambal ban sepeda motor, mengatakan dia telah membayar iuran Rp 6.000 per hari dan berharap kepada pemerintah daerah untuk menyediakan lahan pengganti. (Rum Ferial/Agus/thio)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!