Pro & Kontra Penyaluran Dana Insentif Honor Triwulan RT dan RW Melalui BJB

BEKASI Redaksi.co.id Rencana Pemkot Bekasi sehubungan dengan penyaluran dana insentif honor RT dan RW melalui Bank Jabar Banten (BJB) menuai pro dan kontra dari pengurus RT...

56 0

BEKASI Redaksi.co.id Rencana Pemkot Bekasi sehubungan dengan penyaluran dana insentif honor RT dan RW melalui Bank Jabar Banten (BJB) menuai pro dan kontra dari pengurus RT dan RW.

Instruksi Walikota terkait penyaluran dana tersebut melalui BJB ternyata tidak di nilai baik oleh sebagian pengurus RT dan RW.

Timbulnya pro dan kontra yang ada pasalnya, karena persyaratan verifikasi untuk pembuatan buku rekening BJB yang terlalu berbelit.

Menurut Hariyatno, Ketua RT012 RW013 Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur sistem penyaluran dana tersebut melalui BJB tidak efisien, terlalu berbelit peryaratannya.

“Pada saat verifikasi, persyaratannya ribet. Harus menghadirkan ketua dan bendahara atau sekretaris RT.” Kata Hariyatno kepada Redaksi.co.id, Rabu (10/06/2015).

Dari hasil pantauan Redaksi.co.id, pada saat verifikasi terlihat kekecewaan dari para pengurus RT dan RW yang hadir. Pasalnya verifikasi tersebut harus menghadirkan pengurus inti seperti ketua dan bendara atau sekretaris.

“Waduh ini sih ribet urusannya. Kan belum tentu para pengurus bisa hadir untuk melakukan verifikasi, karena kesibukan para pengurus. Nanti pada saat pengambilan honor itu ke BJB nggak bisa diambil oleh salah satu pengurus. Pengambilan itu ketua dan bendahara atau sekretaris juga harus hadir ke BJB,” ungkap Hariyatno.

Sementara, Surono, Ketua RT07 RW013 Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur menambahkan, mestinya pihak BJB juga memberikan kartu ATM untuk memudahkan pengambilan.

“Harusnya pihak BJB juga membuatkan kartu ATM untuk memudahkan pengambilan dana itu. Tidak harus antri di BJB yang banyak makan waktu,” tegas Surono. (Agus)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!