Soal Polemik Pelabuhan Tanjung Bonang, Investor Minta Kepolisian dan Kejaksaan Dilibatkan

REMBANG Redaksi.co.id – Ketua dan seluruh anggota panitia khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Rembang yang membahas polemik Pelabuhan Tanjung Bonang Sluke spontan kaget sekaligus heran ketika mendengar dan...

34 0

REMBANG Redaksi.co.id – Ketua dan seluruh anggota panitia khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Rembang yang membahas polemik Pelabuhan Tanjung Bonang Sluke spontan kaget sekaligus heran ketika mendengar dan melihat penjelasan berikut bukti transaksi yang ditunjukkan saat pansus mengundang PT Bangun Artha Kencana (PT BAK) salah satu investor pelabuhan dalam rapat terbuka di ruang banggar DPRD Rembang rembang baru baru ini.

Pasalnya dalam rapat terbuka itu bukti transaksi uang yang telah dikeluarkan PT BAK untuk pengurusan tanah Hak Pengelolaan Lahan (HPL) seluas 8,1 Hektar yang sekarang menjadi milik Pemda memakai biaya yang ditanggung oleh BAK sebesar Rp 800 juta.

Dalam rapat itu Komisaris Utama PT Bangun Arta Kencana, Mindo Herbert Sitorus membeber bukti transaksi keuangan sekaligus peruntukannya, yang salah satunya untuk pengurusan pembuatan HPL.

“Cukup sudahilah penderitaan kami, di pelabuhan kami hanya akan mengambil hak kami dan akan menghargai hasil keringat orang lain,” katanya.

Dirinyapun memohon kepada Pansus, agar segera diselesaikan perkara pelabuhan sebelum tanggal 22 Juni 2015, karena dirinya memiliki banyak bukti lain yang berimbas kepada indikasi adanya dobel anggaran, yakni anggaran swasta dicampur dengan anggaran Negara di Pelabuhan.

“Kami mohon pak, maling-maling ini agar segera ditangkep, libatkan Kejaksaan dan Kepolisian, selesai pertemuan langsung tangkap,” tegasnya.

Ketua Pansus DPRD Rembang, Puji Santoso, berkata akan mengusahan secepatnya penyelesaian polemik di pelabuhan, namun Pansus tidak bisa menjanjikan selesai dalam waktu sedekat itu karena masih banyaknya agenda DPRD akhir-akhir ini.

“Dengan mendengar penjelasan yang juga disertai dengan bukti, sebenarnya Pansus bisa untuk memediasi, karena selama ini Pemkab tidak juga bergerak,” jelasnya. (Hasan)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!