Walikota Bekasi : Jalur Bina Lingkungan Dibuka 26 Juni Dan PPDB Online Dilaksanakan Satu Tahap

BEKASI Redaksi.co.id - Walikota Bekasi, Rahmat Effendi menegaskan, pelaksanaan PPDB online dan jalur lingkungan dilaksanakan dalam satu tahap yaitu pada 26 Juni – 4 Juli 2015.Hal...

38 0

BEKASI Redaksi.co.id – Walikota Bekasi, Rahmat Effendi menegaskan, pelaksanaan PPDB online dan jalur lingkungan dilaksanakan dalam satu tahap yaitu pada 26 Juni – 4 Juli 2015.

Hal itu ia katakan disela rapat evaluasi pelaksanaan Penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMAN I Kota Bekasi, Jum’at (12/06/2015).

Diungkapkan jika pelaksanaan PPDB dilakukan dua tahap, maka kemungkinan akan terjadi kebocoran tinggi dan harus dilakukan dalam satu tahapan.

Sebelumnya, Kepala Bina Program Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Agus Enap mengungkapkan, jika pelaksanaan PPDB di Kota Bekasi akan dilakukan secara online dan jalur lokal, sementara jalur lokal akan dilaksanakan pada tahap dua, yaitu tanggal 2-4 Juli 2015, namun hal tersebut langsung di tolak Walikota Bekasi.

“Saya tidak akan menerima jika PPDB dua tahap, kan dari awal saya sudah bilang, kebijakan sudah dibuat,” ungkap Rahmat Effendi..

Jalur lokal sendiri dibuat menurut Walikota untuk mengakomodir kepentingan masyarakat demi aspek keadilan, karena pada PPDB online 100 persen tahun lalu, banyak masyarakat yang merasa dirugikan.

Untuk meminimalisir adanya siswa ‘titipan’, jalur lokal sudah dilakukan Proteksi jalur lokal, dengan sistem yang ketat dan hanya mengakomodir 10 persen dari siswa yang nantinya akan di terima di satu sekolah.

Syarat jalur lokal diantaranya, dengan menyertakan KK yang menyatakan masyarakat/siswa sudah tinggal di kelurahan tersebut selama minimal 3 tahun.

“Ini demi kepentingan masyarakat sekitar berdasar aspek keadilan, siswa yang masuk dalam jalur lokal ini menyerahkan data kartu keluarga (KK), untuk jalur lokal harus sudah 3 tahun keatas domisili di lingkungannya. Kita juga sertakan Penyidik PPNS, kepolisian, dibentuknya tim independen, ketua tim bukan orang dinas pendidikan,” kata Rahmat Effendi. (Agus)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!