Ratusan Pasutri di Kota Bekasi Ikuti Sidang Isbat Nikah Gratis di Asrama Haji Kota Bekasi

BEKASI Redaksi.co.id - Sebanyak 167 pasangan suami istri warga Kota Bekasi yang belum memiliki legalitas pernikahan melakukan isbat nikah secara gratis di Aula Musdalifah Asrama Haji Bekasi,...

7 0

BEKASI Redaksi.co.id – Sebanyak 167 pasangan suami istri warga Kota Bekasi yang belum memiliki legalitas pernikahan melakukan isbat nikah secara gratis di Aula Musdalifah Asrama Haji Bekasi, Jumat (12/06/2015).

Mereka berasal dari 12 Kecamatan di Kota Bekasi. Guna mengurangi jumlah pasangan suami istri yang belum disahkan secara hukum, Pemerintah Kota Bekasi bekerjasama dengan Pengadilan Agama Kota Bekasi menggelar sidang isbat.

Pogram ini masuk pada APBD 2015 Kota Bekasi di Bagian Bina Kesejahteraan Sosial Setda. Ke-167 pasangan suami istri ini merupakan warga Kota Bekasi yang belum memiliki surat nikah resmi dan telah di data sebelumnya di kelurahan dan kecamatan masing-masing.

Hanya yang dilakukan kali ini yakni sidang isbat terlebih dahulu yang akan disahkan melalui keputusan pengadilan agama.

Pemkot Bekasi baru pertama kali menggelar sidang sibat untuk pasangan suami istri warga kurang mampu. Sidang Isbat Nikah ini dibuka oleh Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu.

Ia mengatakan dengan dilakukannya sidang isbat ini berbagai persoalan di kehidupan keluarga bisa diminimalisir.

“Legal secara hukum dan sah aturan agama berdasarkan hukum Islam. Tapi kita perlu memproses secara hukum yang berlaku di negara kita. Dan bisa meminimalisir persoalan yang muncul di kehidupan keluarga seperti hak waris dan sebagainya,” kata Ahmad Syaikhu.

Ahmad Syaikhu menambahkan, dalam pelaksanan Sidang Isbat mendatang ia menginginkan dapat dilakukan secara terpadu selain menghadirkan majelis hakim juga Disdukcapil dan Kementerian Agama.

“Sidang isbat ini menyatakan sah kepada perkawinan pasangan. Maka kedepan Disdukcapil bisa langsung mengeluarkan akte kelahiran bagi anak-anak yang lahir dari keluarga serta dibuatkan kartu keluarga baru,” imbuh Ahmad Syaikhu.

Wakil Walikota pun berpesan kepada pasangan keluarga yang melakukan sidang isbat secara gratis ini agar membangun keluarga dengan baik dan bersemangat dalam membekali anak-anak generasi muda dengan ilmu pengetahuan, dan agama.

Sidang Isbat gratis ini merupakan hasil Audiensi Pemkot Bekasi dengan Pengadilan Agama terkait masih banyaknya pasangan keluarga di Kota Bekasi yang belum memilki legalitas pernikahan melalui surat nikah.

Wakil Ketua Pengadilan Agama Kota Bekasi, Dr Sirojudin mengatakan, dari data Mahkamah Agung ada sekitar 25 ribu pasangan suami istri di Kota Bekasi belum mencatatkan pernikahannya.

“Data dari MA ada 50 juta pasangan di Indonesia sedangkan di Kota Bekasi ada 25 ribu pasangan. Upaya Isbat nikah ini kami sangat mengapresiasi Pemkot Bekasi yang ingin melindungi hak perdata warganya agar perkawinan terlindungi hak-haknya,” kata Sirojudin.

Sirojudin menambahkan, anak yang lahir dari pasangan yang belum mencatatkan perkawinannya, dinasabkan atau garis keturunan hanya kepada satu orang tua yaitu ibunya dan tidak bisa dinasabkan kepada bapaknya.

Sementara salah satu pasangan dalam sidang isbat ini, Mamun (56) dan Jamilah (55) yang tinggal Kampung Pintu Air, RT03 RW07, Kelurahan Harapan Mulya Medan Satria mengaku senang pihak pemerintah dapat memperhatikan legalitas penikahan mereka.

“Kami berdua datang bersama ketua RT03 dan RW07. Mereka tau kami sah menikah agama dari tahun 1974 tapi karena masalah dana kami belum mencatatkan. Akhinya kami senang, masuk dalam sidang isbat yang dilakukan pemerintah,” kata Mamun. (Agus)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!