Kasus DBD di Pariaman Perlu Penanganan Serius

226

PARIAMAN Redaksi.co.id – Untuk memberantas penyakit DBD di Kota Pariaman, diperlukan semangat warga untuk lebih peduli dengan kebersihan lingkungan, teruma lingkungan tempat tinggal sendiri. Sebab Kasus DBD di Kota Pariaman, dari Januari sampai Juni 2015, sudah tercatat 60 kasus. Angka tersebut sama banyaknya dengan kasus DBD selama setahun di tahun 2014.

Kita akui Pariaman endemis DBD. Ini bisa dicegah, asal warga bersama-sama pemerintah melakukan pencegahan, kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Yutiardy Rivai, Jumat (12/06/2015).

Dari kasus DBD yang sudah terjadi sejak Januari hingga Juni berjalan ini, pasien DBD yang berobat di puskesmas atau rumah sakit sudah sembuh. Preventif DBD, disamping daya tahan tubuh, juga dengan membersihkan sarang nyamuk.

Warga hendaknya jangan sampai lengah terhadap hal ini, karena Kota Pariaman endemis terhadap DBD, jadi kita harus selalu bersih-bersih lingkungan terutama di lingkungan sendiri dengan cara membersihkan dan memusnahkan sarang nyamuk, lanjutnya.

Sementara dari pemerintah juga melakukan sosialisasi, fogging terhadap kawasan yang sudah ada warganya terkena DBD. Kita sosialisasi, juga memanfaatkan puskesmas dan bidan-bidan desa yang ada di Pariaman.

Makanya DBD saat ini meningkat, menurut Yutiardy, hanya karena perubahan cuaca, atau musim dan bisa juga cuaca ekstrim. Disaat musim hujan, air banyak tergenang, maka nyamuk-nyamuk menjadi banyak, bisa saja telur nyamuk menetas, termasusk nyamuk DBD.

Selain itu DBD bisa menyerang, karena mengendornya semangat warga untuk bersih-bersih lingkungan, terutama di lingkunganya sendiri.

Untuk itu, dia mengajak, warga bersama-sama dengan dinas untuk memberantas DBD sesuai fungsinya masing-masing, sehingga kedepan tidak lagi kasus ini meninggi.

Sementara, Kertua DPRD Kota Pariaman, Mardison
Mayhuddin, yang dihubungi, terkait tingginya kasus DBD pada pertengahan tahun 2015 di Kota Pariaman, meminta Dinkes kota lebih serius memberantas penyakit yang di sebabkan oleh nyamuk tersebut.

Penyakit ini, sudah tiap tahun terjadi, harusnya makin turun, dan angka kasus lebih mengecil, tetapi sekarang kejadianya terbalik untuk itu kita ingin semakin intensif dalam pemberantasanya, sehingga lama kelamaan bisa bebas dari DBD.

Begitupun dengan anggaran, kalau kurang, DPRD siap untuk menaikan anggaran terhadap pemberantasan kasus DBD di Kota Pariaman, sehingga tidak ada lagi warga yang terserang DBD.

Kepada warga masyarakat dihimbau untuk tetap bersemangat melakukan goro bersama membersihkan lingkungan, termasuk lingkungan rumah sendiri. Jangan lengah, untuk memberantas sarang nyamuk.

loading...

Comments

comments!