Pasca Bentrok Anggota TNI AU – Kopassus, Danjen Kopassus Angkat Anak Serma Zulkifli Jadi Anak Asuh

JAKARTA Redaksi.co.id - Setelah masalah Serma Zulkifli, anggota TNI AU korban meninggal yang dikeroyok anggota Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan, ditangani secara administratif, Danjen Kopassus Mayjen...

30 0

JAKARTA Redaksi.co.id –
Setelah masalah Serma Zulkifli, anggota TNI AU korban meninggal yang dikeroyok anggota Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan, ditangani secara administratif, Danjen Kopassus Mayjen TNI, Doni Monardo berkunjung ke rumah duka.

Selain bersilaturahmi, Doni juga menyatakan keinginannya untuk mengangkat anak Serma Sulkilfli sebagai anak asuh.

“Untuk bersilaturahmi dan menyampaikan kepada istri almarhum untuk mengangkat anak almarhum sebagai anak asuh dan akan membantu pendidikannya sampai bisa mandiri,” kata Kepala Penerangan Kopassus Mayor Inf. Achmad Munir dalam keterangan rilisnya kepada media, Selasa (9/6/2015).

Dikatakan Munir, Doni sempat bertanya soal cita-cita anak Serma Zulkifli. “Apa cita-citanya jika besar nanti? katanya ingin menjadi tentara,” terang Munir.

Dalam kesempatan tersebut, Doni mengatakan, akan mengarahkan dan membimbing sang anak untuk bisa menjadi tentara. Dan kepada istri almarhum, Doni berjanji akan membantu dengan cara menyiapkan kebutuhan berwiraswasta.

Sementara diketahui, pihak keluarga almarhum Zulkifli menerima maksud baik dari Danjen Kopassus. Pihak keluargapun berupaya memahami dan menerima kejadian tersebut sebagai takdir. Doni juga ikut langsung ke pemakaman Serma Zulkifli, bersama jajarannya.

Kedatangan Doni ke kediaman Serma Zulkifli, di Jl Nusa Indah RT 12 RW 06 Nomor 26/141 Kelurahan Ciracas, Jaktim, didampingi Asintel Danjen Kopassus Letkol Inf A Deddy Prasetyo, Kas Koops TNI AU Marsma Agus Munandar dan Dan Denmabes TNI AU Kol. Pnb M Syafei. Acara silaturahmi berjalan dalam suasana kekeluargaan, tanpa ada kesibukan berbeda dari biasanya.

Sebagaimana diketahui, Serma Zulkifli bersama tiga orang lainnya terlibat keributan dengan belasan anggota Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan di sebuah Kafe di Sukoharjo, Jateng, Minggu (31/5) malam. Dalam kejadian tersebut, Serma Zulkifli tewas dan 3 anggota TNI AU lainnya terluka.

Sementara itu, sehari setelah kejadian, Danjen Kopassus mengatakan akan tetap tegas terhadap anak buahnya yang melakukan pelanggaran hukum.

“Siapapun anggota yang terlibat melakukan pelanggaran hukum, harus bertanggungjawab secara hukum,” ujarnya ketika dimintai pendapatnya, pasca kejadian bentrok.

Dikatakan Doni, bahwa Kopassus tidak pernah diajarkan untuk bentrok dengan sesama anggota TNI. Dan juga tidak pernah diajarkan masuk ke kafe dan hiburan malam.

Doni juga berjanji akan melakukan evaluasi terhadap seluruh jajaran Kopassus di berbagai markas. Terutama di markas Grup 2 Kandang Menjangan, Sukoharjo, yang menurutnya sangat dekat dengan pemukiman warga.

“Saya akan lakukan evaluasi, untuk seluruh jajaran. Terutama untuk para pimpinan jajaran Grup 2 Kandang Menjangan, yang memang lokasi markasnya sangat dekat dengan pemukiman warga. Perlu evaluasi lebih mendalam,”pungkasnya. (DANS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!