Mulai 17 Agustus, LRT Pertama akan Dibangun Bekasi Timur – Dukuh Atas

JAKARTA Redaksi.co.id Kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) akan mulai dibangun tahun ini. LRT diharapkan akan melengkapi modal transportasi di wilayah Jabodetabek.Kereta LRT dikembangkan...

45 0

JAKARTA Redaksi.co.id Kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) akan mulai dibangun tahun ini. LRT diharapkan akan melengkapi modal transportasi di wilayah Jabodetabek.

Kereta LRT dikembangkan beberapa fase. Fase I pembangunan LRT akan menghubungkan daerah kemacetan dan pemukiman di Cibubur Jakarta Timur dan Bekasi Timur. Dari kedua titik tersebut, kereta LRT tersambung ke Cawang, selanjutnya dibawa ke Kuningan dan berakhir di Dukuh Atas.

“Pembangunan LRT Tahap I, dengan jalur Bekasi Timur-CawangKuninganDukuh Atas, Cibubur-Cawang,” ungkap Sekretaris Perusahaan PT Adhi Karya (Persero) Ki Syahgolang Permata, Minggu
(14/06/2015).

Ia menambahkan jalur dan stasiun LRT nantinya akan menggunakan jalur tepi jalan tol yang telah mendapatkan izin prinsip dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat nomor TN.13.03 – Mn/408 tanggal 19 Mei 2015.

Sementara itu, Adhi Karya juga sudah menyusun pembangunan tahap II dan III.

“Sedangkan tahap II jalur CibuburBogor, Dukuh AtasPalmerahSenayan dan tahap III jalur Palmerah-Grogol,” tambahnya.

Setelah tahu rute-rutenya, ia juga mengungkapkan besaran tarif yang dikenakan masing-masing jalur, seperti:
– Rp 17.500 untuk Cibubur-Cawang
– Rp 20.000 untuk Bekasi TimurCawang
– Rp 15.000 untuk CawangDukuh Atas.

Ia juga menjelaskan trak LRT yang bakal digunakan adalah jenis narrow gauge dengan lebar 1067 mm seperti track yang umum digunakan kereta api di Indonesia.

Sedangkan untuk rolling stock menggunakan power 750 V DC seperti yang digunakan kereta commuter line KAI.

“Sedangkan untuk kapasitas angkut kereta diharapkan bisa menampung 400 orang per train set (3 car/gerbong).

Sehingga kapasitas angkut 816.000 orang per hari dengan headway minimal 2 menit pada saat peak hour,” tuturnya.

Perkembangan proyek ini sekarang sudah sampai proses perizinan di Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), maupun Pemda sebagaimana diamanahkan dalam Perpres.

“Diharapkan konstruksi dapat dilakukan mulai tanggal 17 Agustus 2015. Detil desain sedang dilaksanakan, diharapkan selesai pada akhir Juli 2015,” ujarnya.

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!